BPS Sebut Larangan Mudik Tekan Konsumsi Rumah Tangga

CNN Indonesia | Rabu, 05/05/2021 20:47 WIB
BPS menyebut larangan mudik tahun ini bakal kembali menekan tingkat konsumsi masyarakat dan ekonomi. BPS menyebut larangan mudik tahun ini bakal kembali menekan tingkat konsumsi masyarakat dan ekonomi. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Fauzan).
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut larangan mudik tahun ini bakal kembali menekan tingkat konsumsi masyarakat dan ekonomi secara nasional. Padahal, konsumsi rumah tangga menyumbang lebih dari 50 persen terhadap pembentukan produk domestik bruto (PDB) dalam negeri.

"Ya (berpengaruh larangan mudik terhadap konsumsi dan pertumbuhan ekonomi). Sumbangan konsumsi rumah tangga ke PDB itu besar sekali," ungkap Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers, Rabu (5/5).

Menurut Suhariyanto, ketika Lebaran seharusnya ada kenaikan konsumsi pakaian, transportasi, hotel, dan restoran. Namun, konsumsi masyarakat terhadap sektor-sektor tersebut akan berkurang karena larangan mudik.


"Jadi larangan mudik berdampak signifikan ke konsumsi rumah tangga. Rekreasi, hotel, restoran, yang kalau dijumlahkan share ke konsumsi rumah tangga hampi 25 persen, sehingga secara keseluruhan larangan mudik akan berpengaruh ke konsumsi rumah tangga," terang Suhariyanto.

Diketahui, konsumsi rumah tangga tercatat minus 2,23 persen pada kuartal I 2021. Realisasi ini berbanding terbalik dengan periode yang sama tahun lalu yang tumbuh 2,83 persen.

Hal ini disebabkan penjualan eceran pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau turun. Lalu, penjualan wholesale mobil penumpang dan sepeda motor terkontraksi, jumlah penumpang angkutan rel, laut, dan udara minus, serta indeks keyakinan konsumen (IKK) pada kuartal I 2021 turun menjadi 88,02.

Kontraksi konsumsi rumah tangga menjadi salah satu penyebab ekonomi Indonesia masih berada di jurang resesi hingga kuartal I 2021. Ekonomi domestik tercatat minus 0,74 persen pada tiga bulan pertama tahun ini.

Sebagai informasi, pemerintah kembali melarang kegiatan mudik Lebaran tahun ini pada 6-17 Mei 2021. Hal ini berlaku bagi seluruh moda transportasi, baik darat, laut, udara, dan kereta api.

[Gambas:Video CNN]



(aud/bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK