Diambil Alih CT, Bank Harda Ganti Nama Jadi Allo Bank

CNN Indonesia | Selasa, 11/05/2021 13:40 WIB
PT Bank Harda Internaional Tbk resmi berganti nama menjadi PT Allo Bank Indonesia Tbk pada Rapat Umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB), Jumat (7/5). PT Bank Harda Internasional Tbk resmi berganti nama menjadi PT Allo Bank Indonesia Tbk pada Rapat Umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB), Jumat (7/5). (Dok. Bank Harda Internasional).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Bank Harda Internasional Tbk resmi berganti nama menjadi PT Allo Bank Indonesia Tbk lewat Rapat Umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang dilaksanakan pada 7 Mei 2021 lalu.

"Menyetujui perubahan nama perseroan menjadi PT Allo Bank Indonesia Tbk dengan demikian mengubah pasal 1 anggaran dasar perseroan," bunyi risalah RUPSLB seperti dikutip, Selasa (11/5).

Selain perubahan nama, bank milik pengusaha Chairul Tanjung (CT) ini juga mengalami perubahan logo.


Rapat juga menyetujui laba bersih perseroan untuk tahun buku Desember 2020, rencana aksi keuangan selanjutnya, hingga penetapan gaji direksi dan komisaris.

Sebelumnya, CT mengambil alih Bank Harda lewat PT Mega Corpora pada pertengahan Maret lalu.

Menurut laporan yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Mega Corpora memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 10 Maret 2021 untuk membeli 73,71 persen saham Bank Harda.

Keputusan tersebut sekaligus membuat Mega Corpora menjadi pengendali perusahaan dengan kepemilikan 3,08 miliar saham.

"Perubahan pengendalian dalam BBHI melalui pelaksanaan pengambilalihan tersebut dilaksanakan oleh PT Mega Corpora berdasarkan persetujuan dari OJK pengawas perbankan dengan surat keputusan anggota dewan komisioner OJK No. Kep-40/D.03/2021 tanggal 10 Maret 2021," jelas perusahaan.

Sejalan dengan RUPSLB, berikut adalah jajaran komisaris dan direksi PT Allo Bank Indonesia Tbk:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama: Ronald Waas

Komisaris Independen: Robertus Soedaryatmo Yosowidagdo

Komisaris Independen: Ali Gunawan

Dewan Direksi

Direktur: Harry Abbas

Direktur : Arief Tendeas

Direktur: Ari Yanuanto Asah

[Gambas:Video CNN]



(wel/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK