Alasan Driver Ojol Sulit Didapat Saat Lebaran: Tak Ada Bonus

CNN Indonesia | Jumat, 14/05/2021 19:31 WIB
Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia mengatakan driver-driver ojol mayoritas memilih bersama keluarga saat Idulfitri karena tak ada bonus. Ilustrasi ojek online di Jakarta. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia Igun Wicaksono menyebut lenyapnya bonus untuk driver ojek online (ojol) menjadi alasan banyak dari koleganya yang enggan bekerja pada hari Lebaran tahun ini.

Dia menyebut ketiadaan insentif dari perusahaan ojol kepada mitranya itu secara tidak langsung memengaruhi para driver lebih memilih menghabiskan waktu bersama keluarga di hari Idulfitri. Walhasil, banyak penumpang yang kesulitan mendapatkan layanan sejak Kamis (13/5) lalu.

"Jadi semenjak dikurang-kuranginnya bonus jadi menurunkan teman-teman ojol untuk mencari order. Apalagi ini sedang hari raya ya, jadi lebih banyak yang memilih bersama keluarga dibanding narik," jelasnya kepada CNNIndonesia.com lewat sambungan telepon, Jumat (14/5).


Ia menyebut bonus yang diberikan perusahaan aplikasi ojek online terus dipangkas telah membuat banyak driver yang tidak lagi sesemangat dulu. Igun mengatakan driver mulai kesusahan mendapatkan pendapatan lebih meski berusaha mengejar bonus. Ujung-ujungnya, kata dia, loyalitas mereka pun menurun.

"Artinya perlu effort (usaha) lebih untuk bisa dapat bonus, sedangkan kalau di hari raya ya itu order enggak terlalu banyak. Jadi, narik pun tidak banyak yang tidak bisa dapat bonus," terangnya.

Oleh karena itu, ia mengingatkan kepada perusahaan aplikasi ojol untuk lebih memperhatikan kesejahteraan mitranya. Kalau sudah begini, dampaknya akan mengorbankan layanan ke pelanggan.

Dia memprediksi para driver baru akan kembali bekerja normal pada Senin (17/5) mendatang.

Sebagai informasi, banyak penumpang ojek online, khususnya di daerah Jabodetabek, mengalami kesulitan mendapatkan layanan ojol sejak Kamis (13/5).

CNNIndonesia.com pun mengonfirmasi penyataan Garda tersebut, salah satunya ke Senior Vice President Corporate Affairs Gojek Rubi Purnomo. 

Rudi menegaskan pihaknya berkomitmen menghadirkan solusi dengan mempertemukan pelanggan dengan mitra, termasuk di hari libur nasional dan hari besar keagamaan.

Demi memastikan tersedianya layanan pelanggan pada perayaan Idulfitri, dia menyebut Gojek sejak 11 Mei lalu memberikan program spesial Hari Raya yang menawarkan pendapatan khusus untuk mitra driver yang berniat bekerja di hari raya.

"Gojek juga memiliki program khusus bagi mitra driver, yaitu program Swadaya yang ditujukan untuk memberikan kesempatan kepada mitra driver menambah pendapatan dan mengurangi biaya operasional sehari-hari melalui berbagai inisiatif dan program yang dapat dinikmati oleh mitra driver beserta keluarganya," jelasnya.

(wel/kid)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK