Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 17 Ditutup Malam Ini

CNN Indonesia | Senin, 07/06/2021 14:39 WIB
Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja akan menutup pendaftaran peserta Kartu Prakerja gelombang 17 pada Senin (7/6) malam pukul 23.59. Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja akan menutup pendaftaran peserta Kartu Prakerja Gelombang 17 pada Senin (7/6) malam. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN).
Jakarta, CNN Indonesia --

Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja akan menutup pendaftaran peserta Kartu Prakerja Gelombang 17 pada Selasa (7/6) malam ini pukul 23.59.

"Sobat Prakerja, Mimin mau mengumumkan bahwa Gelombang 17 akan ditutup pada hari Senin, tanggal 7 Juni 2021 pukul 23.59 WIB," jelasnya pada akun Instagram resmi @prakerja.go.id, dikutip Senin (7/6).

Bagi mereka yang belum mendaftarkan diri, diimbau untuk segera bergabung dengan mengunjungi situs www.prakerja.go.id.


[Gambas:Instagram]

"Peserta yang lolos akan mendapat SMS pemberitahuan ke nomor yang terdaftar pada akun Prakerja. Pastikan nomor tersebut aktif dan jangan mengganti nomor HP," imbuhnya.

Sebelumnya, Head of Communication PMO Kartu Prakerja Louisa Tuhatu menyatakan gelombang ke-17 Kartu Prakerja mulai dibuka pada Sabtu (5/6) pukul 12.00 WIB.

Kuota yang dibuka pada kuartal teranyar ini adalah sebanyak 44 ribu peserta. Jumlah ini diambil untuk memulihkan kepesertaan yang sempat dicabut/gugur pada gelombang 12 hingga 16.

Peserta yang tidak membeli pelatihan setelah 30 hari menerima saldo pada Kartu Prakerja otomatis akan dicabut kepesertaannya dan dialihkan kepada pendaftar yang di gelombang selanjutnya.

"(Pendaftaran Kartu Prakerja) Gelombang 17 dibuka hari ini jam 12.00 WIB," kata Head of Communication PMO Kartu Prakerja Louisa Tuhatu melalui pesan singkat.

Seperti diketahui, Kartu Prakerja merupakan program besutan Presiden Joko Widodo yang dibuat dalam rangka mendorong masyarakat yang menganggur dan belum punya keterampilan mengikuti pelatihan dan pembinaan.

Jika memenuhi syarat tertentu dan mengikuti pelatihan dan pembinaan yang disediakan oleh program tersebut, maka peserta bakal diberikan insentif berupa uang.

Untuk semester pertama tahun ini, pemerintah mengalokasikan Rp10 Triliun untuk program.

[Gambas:Video CNN]



(wel/agt)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK