Produsen Vitasoy Diboikot Warganet China

CNN Indonesia | Senin, 05/07/2021 00:16 WIB
Warganet China menyerukan boikot produk Vitasoy setelah seorang pekerja mengedarkan memo belasungkawa kepada keluarga pekerja yang menikam polisi Hong Kong. Warganet China menyerukan boikot produk Vitasoy setelah seorang pekerja mengedarkan memo belasungkawa kepada keluarga pekerja yang menikam polisi Hong Kong. Ilustrasi. (Istockphoto/monticelllo).
Jakarta, CNN Indonesia --

Produsen minuman kemasan Vitasoy menjadi target terbaru seruan boikot oleh warganet China. Hal itu terjadi setelah seorang karyawan mengedarkan memo daring berisi ucapan belasungkawa kepada keluarga seorang pekerja yang menikam seorang polisi Hong Kong.

Dalam sebuah pernyataan pada platform media sosial China Weibo, Sabtu (3/7), Vitasoy menyatakan seorang staf mengedarkan memo yang digambarkan sebagai "sangat tidak pantas" tanpa izin, dan perusahaan berhak untuk mengambil tindakan hukum.

Media lokal melaporkan memo itu berisi ucapan belasungkawa kepada keluarga seorang pekerja Vitasoy berusia 50 tahun yang telah menikam seorang polisi dan kemudian bunuh diri pada Kamis lalu, saat peringatan kembalinya Hong Kong ke pemerintahan China.


Menteri Keamanan Hong Kong Chris Tang menggambarkan serangan itu sebagai serangan teroris "yang bertindak sendirian". Pemerintah Hong Kong juga memperingkatkan orang-orang yang berduka atas meninggalnya penikam tersebut tidak berbeda dengan mendukung aksi terorisme.

"Apa yang ditulis karyawan ini seharusnya tidak dipublikasikan dan tidak boleh dipublikasikan secara internal," jelas Vitasoy dalam keterangannya seperti dikutip dari Reuters.

Vitasoy lalu meminta maaf atas masalah dan keluhan yang ditimbulkan. Perusahaan juga menegaskan dukungan terhadap kemakmuran, stabilitas, dan pembangunan jangka panjang Hong Kong.

Memo pekerja itu memicu seruan daring dari warganet China untuk memboikot Vitasoy. Padahal, dua pertiga pendapatannya berasal dari negeri Tirai Bambu.

Tagar "#Vitasoygetoutofthemainland" menggema dan mengumpulkan hampir 100 juta tampilan.

Berdasarkan laporan Global Times, pada Jumat malam lalu, aktor China daratan Gong Jun, yang sebelumnya mendukung minuman rasa lemon Vitasoy, memutuskan mengakhiri kerja sama komersial dengan perusahaan tersebut. Langkah serupa juga diambil oleh aktor lainnya, Ren Jialun.

Seruan boikot produk asing bukan kali pertama digaungkan oleh warganet China. Sebelumnya, penjualan peritel mode H&M juga terpukul usai melontarkan kekhawatirannya atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia di Xinjiang.

[Gambas:Video CNN]



(Reuters/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK