BLT Rp1,2 Juta Hanya untuk PKL di Wilayah PPKM Level 4

CNN Indonesia | Kamis, 22/07/2021 06:34 WIB
Menko Airlangga mengungkapkan pelaku usaha mikro, seperti pedagang kaki lima, di wilayah PPKM Level 4 bakal mendapat bantuan Rp1,2 juta. Menko Airlangga mengungkapkan pelaku usaha mikro, seperti pedagang kaki lima, di wilayah PPKM Level 4 bakal mendapat bantuan Rp1,2 juta. (Lukas - Biro Setpres).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan pelaku usaha mikro seperti pemilik warung, warteg, hingga pedagang kaki lima (PKL) bakal mendapat bantuan senilai Rp1,2 juta. Namun, bantuan hanya diberikan untuk wilayah PPKM Level 4.

Menurut Airlangga, calon penerima merupakan pelaku mikro yang dikelola oleh Kementerian Koperasi dan UKM. Bantuan ini merupakan bantuan tambahan di luar Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) yang pada tahun ini akan diberikan untuk 3 juta penerima.

"Insentif usaha mikro yang Rp1,2 juta setara BPUM yang jumlahnya 3 juta, di mana Rp1,2 juta ini akan diberikan untuk 1 juta usaha mikro kecil, warung, warteg dan PKL," beber Airlangga pada konferensi pers daring, Rabu (21/7).


Airlangga menyebut nantinya pelaksanaan penyaluran akan dilakukan oleh TNI dan Polri. Adapun mekanisme seperti petunjuk teknis dan aturan pedoman sedang digodok pemerintah.

Walau belum memastikan kapan mekanisme akan dirampungkan, ia berjanji petunjuk teknis dan pedoman akan diselesaikan dengan cepat.

"Sehingga total paket bantuan untuk usaha kecil dan menengah ada 3 juta ditambah 1 juta, di mana 1 juta dikelola Kementerian Koperasi dan UKM," imbuhnya.

Untuk diketahui, Menteri Keuangan Sri Mulyani menambah lagi anggaran sekitar Rp1,2 triliun untuk program Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau bantuan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terutama pedagang kaki lima (PKL).

Tambahan anggaran ini diberikan karena Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin memberikan bantuan ini kepada 1 juta penerima baru yang merupakan PKL.

Nantinya, para PKL akan mendapat dana bantuan senilai Rp1,2 juta per penerima. Dana akan disalurkan pada Juli-Agustus 2021.

"Kemarin Pak Presiden putuskan untuk tambah 1 juta terutama untuk PKL yang harus hadapi PPKM Darurat, karena kondisi jam kerja dan jumlah pengunjungnya menurun karena masyarakat diminta tinggal di rumah," kata Ani, sapaan akrabnya, saat konferensi pers APBN KiTa edisi Juli 2021.

[Gambas:Video CNN]



(wel/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK