Realisasi Stimulus Listrik PLN Capai Rp19,91 T

CNN Indonesia | Sabtu, 24/07/2021 10:00 WIB
PLN mencatat stimulus listrik dari pemerintah untuk periode April-Juni 2021 telah disalurkan kepada 33 juta pelanggan PLN dengan total biaya Rp19,91 triliun. PLN mencatat stimulus listrik dari pemerintah untuk periode April-Juni 2021 telah disalurkan kepada 33 juta pelanggan PLN dengan total biaya Rp19,91 triliun.(ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT PLN (Persero) mencatat stimulus listrik dari pemerintah untuk periode April-Juni 2021 telah disalurkan kepada 33 juta pelanggan PLN dengan total biaya Rp19,91 triliun.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril mengatakan stimulus listrik diberikan kepada rumah tangga kecil pelanggan 450 VA dan 900 VA, serta pelaku usaha kecil dan menengah dan pelaku usaha di sektor sosial, bisnis dan industri.

"Kami berharap stimulus listrik dari pemerintah ini dapat mendorong masyarakat dan pelaku usaha tetap produktif, serta meningkatkan daya beli masyarakat di tengah pandemi covid-19," ujar Bob lewat keterangan resmi, Jumat (23/7).


Sejatinya, stimulus listrik rencananya diberhentikan pada Juni 2021. Namun, karena mobilitas masyarakat ditekan lewat PPKM Darurat dan PPKM Level 4, maka bantuan pun diperpanjang hingga Desember 2021 guna meringankan beban masyarakat.

Bagi pelanggan pascabayar, diskon diberikan dengan langsung memotong tagihan rekening listrik pelanggan. Sementara itu, untuk pelanggan prabayar, diskon tarif listrik diberikan saat pembelian token listrik.

"Untuk pelanggan prabayar daya 450 VA, tidak perlu lagi mengakses token, di website maupun layanan Whatsapp. Stimulus akan langsung didapat saat membeli token listrik," tambah Bob.

Khusus untuk pembebasan biaya beban, abonemen, dan pembebasan ketentuan rekening minimum, pemberian stimulus akan diberikan secara otomatis dengan memotong tagihan rekening listrik konsumen sosial, bisnis dan industri. Potongan sebesar 50 persen hanya diberikan untuk biaya beban/abonemen dan biaya pemakaian rekening minimum.

Berdasarkan surat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), kriteria penerima stimulus listrik hingga Desember 2021 sebagai berikut:

1. Pelanggan golongan rumah tangga daya 450 VA, bisnis kecil daya 450 VA dan industri kecil daya 450 VA diberikan diskon tarif listrik sebesar 50 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala

2. Pelanggan golongan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi diberikan diskon sebesar tarif listrik 25 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.

3. Pembebasan biaya beban atau abonemen, serta pembebasan ketentuan rekening minimum sebesar 50 persen bagi pelanggan industri, bisnis, dan sosial.

[Gambas:Video CNN]



(wel/age)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK