Aplikasi Mobile JKN Jaga Produktivitas di Masa PPKM

BPJS Kesehatan, CNN Indonesia | Senin, 26/07/2021 17:55 WIB
Melalui aplikasi Mobile JKN, kebijakan PPKM dipastikan BPJS Kesehatan tak menghalangi peserta JKN-KIS untuk mendapatkan layanan sektor kesehatan. Ilustrasi. Melalui aplikasi Mobile JKN, kebijakan PPKM dipastikan BPJS Kesehatan tak menghalangi peserta JKN-KIS untuk mendapatkan layanan sektor kesehatan. (Foto: Arsip BPJS Kesehatan)
Jakarta, CNN Indonesia --

BPJS Kesehatan menegaskan bahwa melalui aplikasi Mobile JKN, kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tak menghalangi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) untuk mendapatkan layanan sektor kesehatan.

Salah seorang peserta, Beverly, mengaku terbantu dengan kehadiran Mobile JKN. Berkat aplikasi tersebut, dirinya tak perlu datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.

Menurutnya, mulanya dia mengunduh aplikasi Mobile JKN demi menghindari pelayanan tatap muka. Namun setelah penggunaan beberapa kali, dia menemukan berbagai fitur yang bermanfaat bagi peserta JKN-KIS.


"Masa PPKM tidak mengurangi rasa semangat saya untuk tetap produktif. Aplikasi Mobile JKN sangat membantu saya, hanya lewat genggaman semua bisa dilakukan dari rumah. Jika tidak ada PPKM, mungkin saya belum mengunduh aplikasi yang sangat berguna ini," ungkap Beverly.

Lebih lanjut, Beverly juga mengatakan terbantu oleh berbagai kanal pembayaran iuran yang menjadi kewajiban peserta JKN-KIS. Saat ini, peserta dapat memanfaatkan layanan pembayaran autodebet.

"Saya orangnya pelupa, namun kalau mengenai iuran JKN-KIS saya tidak pernah menunggak karena sudah ada autodebet. Jadi status kepesertaan akan tetap aktif tanpa khawatir lupa membayar iuran," ujar Beverly.

Warga Kelurahan Ranotana, Kota Manado itu menuturkan, dirinya pernah mendapatkan pelayanan di rumah sakit berbekal kartu JKN-KIS. Ketika sakit asam lambungnya kambuh, dia pun berobat ke rumah sakit, di mana dirinya memperoleh pelayanan yang cepat dan baik.

"Syukurlah kartu saya selalu aktif sehingga langsung bisa digunakan. Pelayanan di rumah sakit pun begitu lancar, tidak ribet, dan saya pun cepat mendapatkan kamar sesuai hak kelas rawat saya yaitu kelas 2," tuturnya.

Beverly kemudian mengingatkan kepada peserta JKN-KIS untuk mengunduh Mobile JKN-KIS yang menyediakan banyak manfaat. Sementara untuk masyarakat yang belum menjadi peserta JKN-KIS, Beverly mendorong agar segera mendaftarkan diri bersama keluarga demi proteksi keamanan di kemudian hari.

"Jangan tunggu sakit dulu baru mau mendaftarkan diri sebagai peserta. Bagi yang sudah jadi peserta juga harus tepat waktu dalam melaksanakan kewajibannya, agar sewaktu-waktu kartunya mau digunakan selalu dalam keadaan aktif," kata Beverly.

(rea)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK