Kisah Kasiyem: Pengobatan Pengapuran Gratis Dengan JKN-KIS

BPJS Kesehatan, CNN Indonesia | Jumat, 30/07/2021 13:26 WIB
Kasiyem, warga Cikarang berusia 56 tahun, beberkal kartu JKN-KIS mendapatkan pengobatan pengapuran tulang. Kasiyem, warga Cikarang berusia 56 tahun, mendapatkan pengobatan dengan kartu JKN-KIS. (Dok. BPJS Kesehatan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kasiyem, warga Cikarang berusia 56 tahun, sempat merasa was-was karena tak punya duit membiayai pengobatan pengapuran tulang. Namun hanya berbekal kartu JKN-KIS, pengobatan yang dilakukan

Penyakit ini dirasakan Kasiyem seiring bertambahnya usia. Ibu yang telah memiliki cucu ini mengalami pengapuran pada tulang belakang dan terpaksa harus melakukan pengobatan secara intensif.

Namun Kasiyem mengaku beruntung selama menjalani pengobatan ia tidak mengeluarkan biaya sama sekali karena telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) kelas 3.

"Saya harus menjalani pengobatan secara intensif. Jika saya tidak menjalani pengobatan saya merasakan nyeri yang sangat mengganggu kegiatan sehari-hari saya. Alhamdulillah saya merasa sangat terbantu sekali dengan telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS," ungkap Kasiyem, Senin (19/07).

Sebelumnya ia merasa bingung untuk membayar tagihan pengobatannya. Kasiyem, yang saat ini tinggal bersama anaknya di Cikarang, mengaku selama berobat sebagai peserta JKN-KIS ia selalu mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik di klinik maupun di rumah sakit.

"Jika harus menggunakan biaya sendiri untuk pengobatan bisa mencapai biaya ratusan ribu rupiah. Kalau tidak terdaftar sebagai peserta JKN-KIS ya lumayan juga biaya berobatnya," jelasnya.

Selama mendapatkan pelayanan kesehatan ia mengaku tidak mengeluarkan biaya sama sekali. Bahkan ia tidak mengalami kesulitan sama sekali ketika berobat, tidak ada pembedaan dengan pasien lainnya yang memakai biaya pribadi.

Menurutnya JKN-KIS telah terbukti memberikan manfaat yang sangat banyak kepada pesertanya, baik tua maupun muda. Jaminan kesehatan ini, kata dia, sangat penting terlebih bagi peserta usia senja. Pada usia ini kondisi fisik yang lemah membuat rentan diserang penyakit.

Kasiyem berharap masyarakat dapat mendaftar JKN-KIS untuk diri dan anggota keluarganya. Ia mengatakan menjadi peserta JKN-KIS seseorang telah mendapatkan jaminan kesehatan baginya dan keluarganya.


(ary/vws)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK