Plus Minus Investasi Lewat Robot Trading Forex

CNN Indonesia | Sabtu, 31/07/2021 10:10 WIB
Perkembangan teknologi melahirkan inovasi baru di bidang transaksi jual beli valas, salah satunya, munculnya robot trading forex. Berikut manfaat dan risikonya. Keberadaan robot trading forex bisa menjadi pisau bermata dua dalam perdagangan valas. Ilustrasi. (CNNIndonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia --

Perkembangan teknologi melahirkan inovasi baru di bidang transaksi jual beli valuta asing (valas) atau foreign exchange (forex). Salah satunya, robot trading forex.

Robot ini merupakan alat elektronik yang bekerja otomatis untuk mencari peluang perdagangan (open trade), peluang jual (open sell) dan peluang beli ( open buy) di pasar forex. Robot trading forex itu tahu kapan harus jual dan beli, serta melakukan sendiri transaksi jual dan beli tanpa harus mendapatkan perintah dari trader atau pelaku perdagangan forex.

Ada sejumlah keuntungan yang diperoleh trader dengan memanfaatkan inovasi robot trading forex tersebut. Berikut rangkumannya seperti dilansir CNNIndonesia.com dari berbagai sumber;


A. Ringankan Pekerjaan Trader

Direktur PT Solid Gold Berjangka Dikki Soetopo menuturkan kehadiran robot forex meringankan pekerjaan trader dalam menganalisa pasar forex. Lewat kecanggihan sistem, robot secara otomatis menjalankan instruksi transaksi (trading) dan mengeksekusi perintah (order) seperti jual atau beli.

Robot ini juga memiliki kemampuan meletakkan batas kerugian (stop loss) dan ambil untung (taking profit) persis seperti rumusan programnya. Namun, ia mengingatkan kemampuan robot trading forex sangat dipengaruhi oleh kemampuan manusia pengembang inovasi itu.

"Trading secara otomatis menggunakan robot trading memang membuat pekerjaan menjadi lebih ringan. Pekerjaan seperti menganalisa dan memprediksi harga pasar tidak perlu lagi Anda lakukan, sehingga robot trading sangat cocok bagi Anda yang tidak memiliki banyak waktu luang untuk melakukan trading secara langsung," ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Jumat (30/7).

[Gambas:Video CNN]

B. Operasi 24 Jam Penuh

Dari berbagai sumber, keuntungan menggunakan robot trading forex adalah bisa beroperasi selama 24 jam non stop. Dengan demikian, trader tidak melewatkan peluang trading di pasar forex meskipun pada jam-jam istirahat manusia.

Seperti diketahui, pasar forex berjalan dalam 24 jam sehari dan lima hari seminggu. Pasar dibagi menjadi tiga sesi perdagangan berdasarkan zona wilayah yakni Asia, London atau Eropa dan New York, yang memungkinkan trader memilih waktu perdagangan sesuai dengan posisinya.

Kehadiran robot trading forex yang berjalan selama 24 jam non stop ini tentunya menguntungkan trader menemukan peluang di pasar.

C. Memperkecil Pengaruh Emosi

Keunggulan lainnya adalah robot trading forex tidak memiliki emosi. Dengan demikian, kehadirannya bisa memperkecil risiko yang muncul akibat emosi trader saat bertransaksi.

Tak jarang, trader mengikuti emosinya untuk mengubah stop loss dan taking profit saat melihat gejolak harga valas baik ketika naik atau turun tajam. Padahal, pasar ini memiliki volatilitas yang sangat tinggi.

Emosi trader itu kerap kali justru menimbulkan kerugian bagi dirinya sendiri. Karenanya, kehadiran robot trading forex ini bisa membantu mengurangi risiko akibat emosi tersebut.

Namun, di luar keuntungan itu ada sejumlah risiko yang perlu dipahami oleh trader, sebagai berikut:

A. Trader tidak terlatih analisa pasar

Dikki menyatakan hal yang tidak disadari oleh para trader adalah trading secara otomatis membuat Anda tidak terlatih untuk melakukan analisa pasar dan memprediksi harga di pasar. Akibatnya, trader tidak mendapatkan pengalaman memadai dalam melakukan trading di pasar forex secara nyata.

"Sebaiknya Anda melakukan trading secara manual dan belajar untuk memprediksi pasar yang ada, serta membuka posisi berdasarkan analisa yang mendalam. Pengalaman yang Anda dapatkan saat melakukan trading secara manual tidak bisa digantikan dengan trading yang dilakukan secara otomatis," ujarnya.

B. Tidak Bisa Menyesuaikan Gejolak Fundamental

Sistem otomatis pada robot trading forex tidak bisa menyesuaikan dengan gejolak pasar akibat faktor fundamental. Pasalnya, mereka tidak didesain untuk melakukan analisa fundamental tersebut.

"Hal ini Tentunya berbeda ketika melakukannya secara manual karena dapat melihat berita secara langsung," ujarnya.

Lihat Juga :

C. Tambahan biaya

Penggunaan robot trading forex juga menimbulkan biaya tambahan untuk pemakaian jasanya. Besaran biaya disesuaikan dengan kapasitas robot tersebut.

Dikki juga mengimbau trader berhati-hati memilih layanan robot trading forex. Pasalnya, kini marak layanan sejenis di pasaran yang sifatnya ilegal.

"Harap hati-hati, banyak situs-situs penipuan atau ilegal mengenai robot trading, silahkan update di Bappebti dan OJK banyak situs-situs ilegal mengenai robot trading yang sudah diblokir," ujarnya.

(ulf/agt)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK