PPKM Diperpanjang, Jokowi Jamin Bansos Buat Masyarakat

CNN Indonesia | Senin, 02/08/2021 19:32 WIB
Presiden Jokowi memastikan memberikan dan mempercepat penyaluran bansos di tengah perpanjangan PPKM hingga 9 Agustus di beberapa kabupaten/kota. Presiden Jokowi memastikan memberikan dan mempercepat penyaluran bansos di tengah perpanjangan PPKM hingga 9 Agustus di beberapa kabupaten/kota. (Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden).
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan akan terus memberikan dan mendorong percepatan penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat di tengah perpanjangan PPKM Level 4, yakni hingga 9 Agustus 2021.

"Untuk mengurangi beban masyarakat akibat berbagai pembatasan mobilitas dan aktivitas sosial ekonomi, pemerintah mendorong percepatan penyaluran bansos untuk masyarakat," ungkap Jokowi saat konferensi pers virtual, Senin (2/8).

Bansos yang akan terus diberikan kepada masyarakat, yaitu Program Keluarga Harapan (PKH) kepada 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Lalu, Bansos Tunai (BST) kepada kepada 10 juta penerima.


Kemudian, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa. Selanjutnya, ada bantuan bagi usaha mikro kecil, pedagang kaki lima (PKL), dan pemilik warung. "Banpres Produktif Usaha Mikro mulai diluncurkan pada 31 Juli yang lalu," imbuhnya.

Tak ketinggalan, ada pula Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada pekerja dengan gaji di bawah Rp3,5 juta. Targetnya ada 8 juta penerima dengan bantuan sebesar Rp500 ribu per bulan selama dua bulan, sehingga total bantuan mencapai Rp1 juta.

Sekadar mengingatkan, pemerintah memutuskan memperpanjang PPKM Level 4 di beberapa kabupaten/kota mulai 3-9 Agustus 2021.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menegaskan pemerintah menambah anggaran bansos hingga Rp39,19 triliun bagi masyarakat selama masa PPKM Level 4.

"Pemerintah akan memberikan bantuan sosial tambahan sebesar Rp39,19 triliun untuk masyarakat yang akan dikucurkan segera oleh menteri keuangan dan menteri sosial," katanya, beberapa waktu lalu.

[Gambas:Video CNN]



(uli/bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK