Petani Minta Bantuan Alat Buat Cabai Bubuk Atasi Harga Jatuh

CNN Indonesia
Minggu, 29 Aug 2021 04:02 WIB
Kelompok Tani minta bantuan pemerintah karena harga jual cabai dari mereka kerap jatuh saat sedang panen raya. Harga jual cabai dari petani kerap jatuh saat sedang panen raya. (ANTARA FOTO/ANIS EFIZUDIN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Petani di Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, minta bantuan alat yang bisa digunakan untuk membuat cabai bubuk sebagai solusi agar saat panen raya mereka tidak merugi.

"Petani di Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, selama ini komoditas yang ditanam hanya cabai. Untuk itulah, butuh solusi agar tidak selalu merugi ketika musim panen sehingga tingkat kesejahteraannya juga bisa meningkat," kata Ketua Kelompok Tani Karya Tani Desa Kesambi, Surahman, di Kudus, Sabtu (28/8) seperti dikutip dari Antara.

Salah satu solusi yang diusulkan, kata dia, dengan memproses cabai hasil panen petani menjadi cabai bubuk atau cabai kering yang harga jualnya cenderung stabil sehingga nantinya bisa menguntungkan petani.


Alternatif lainnya, pemerintah setempat membantu petani menjual komoditas tersebut kepada pabrik besar yang selama ini memang membutuhkan bahan baku cabai dalam jumlah banyak. Dengan catatan, harga jualnya juga tidak merugikan petani.

Harga Jual Cabai Petani Rendah

Setiap kali panen, kata Surahman, cabai yang terkumpul dari puluhan petani yang mengolah lahan seluas 60 hektare di Desa Kesambi mencapai 20 ton. Sedangkan, kesempatan panennya tidak sekali, melainkan berulang kali dan saat ini masih berlanjut hingga 1,5 bulan ke depan.

Sementara harga jualnya saat ini sangat rendah karena cabai merah keriting di pasaran berkisar Rp5.000 hingga Rp6.000 per kilogramnya sesuai kondisi cabainya. Beberapa hari sebelumnya juga sempat jatuh antara Rp2.500 hingga Rp3.000/kg, meskipun sebelumnya sempat mencapai Rp7.000-an per kilogramnya.

Harga jual tersebut, kata dia, tidak hanya berlaku di Kudus, melainkan secara nasional, karena juga dijual hingga ke Jakarta dan Sumatra.

Tutik Asiyani, pedagang sayur mayur di Pasar Bitingan Kudus, membenarkan bahwa harga jual cabai merah keriting memang turun karena eceran untuk tingkat pembeli hanya Rp8.000/kg. Namun, permintaannya justru turun.

"Maklum, banyak warga yang mendapatkan cabai merah keriting secara gratis yang dimungkinkan banyak yang dibagikan kepada masyarakat menyusul murahnya harga jual komoditas tersebut," ujarnya.

Sementara harga jual cabai hijau keriting juga sama sebesar Rp8.000/kg, sedangkan cabai rawit putih sebesar Rp12.000/kg dan cabai setan Rp18.000/kg.

(Antara/kid)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER