Pemilik Terlilit Utang, Rumah Mewah Bakal Dijual Rp7 T di AS

CNN Indonesia | Kamis, 16/09/2021 22:50 WIB
Sebuah rumah mewah di Amerika Serikat (AS) akan dijual US$500 juta atau setara Rp7,12 triliun karena pemilik terlilit utang. Sebuah rumah mewah di Amerika Serikat (AS) akan dijual US$500 juta atau setara Rp7,12 triliun karena pemilik terlilit utang. Ilustrasi. (iStockphoto/JodiJacobson).
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebuah rumah mewah di Gargantuan Residence di Los Angeles, California, Amerika Serikat yang dijuluki The One akan dijual dengan harga US$500 juta atau setara Rp7,12 triliun (kurs Rp14,259 per dolar).

Hunian ini dijual setelah pemiliknya gagal membayar utang sebesar US$100 juta atau setara Rp1,4 triliun.

Pengembang Proyek Nile Niami dalam unggahannya di Instagram menyebut hunian dengan luas 105 ribu kaki persegi memiliki 7 kolam renang, garasi untuk 50 mobil, gudang untuk 10 ribu wine dan bahkan memiliki klub malam pribadi.


Walau dijuluki sebagai hunian termahal di dunia, The One justru mengalami beberapa kendala, komplain, dan kini harus dipaksa dijual oleh pengadilan untuk menutupi utang yang ada.

Niami meminjam uang sejumlah US$82,5 juta kepada Hankey Capital pada 2018 untuk membangun rumah. Pada Maret lalu, Hankey Capital melayangkan peringatan penyitaan terhadap properti tersebut untuk dijual.

Menurut dokumen pengadilan yang dikutip CNN.com, Kamis (16/9), Niami memiliki waktu 90 hari untuk membayar atau menegosiasikan ulang utangnya yang sudah berkembang hingga lebih dari US$110 juta.

Hingga Juli, tidak ada transaksi pembayaran utang sehingga rumah tersebut disita secara paksa oleh pengadilan. Penerima The One, Theodore Lanes of Lanes Management Services, ditugaskan untuk menghitung utang dan penjualan terhadap properti tersebut, hingga memproses pembayaran utang kepada peminjam dan kreditur.

Lanes Management Services tidak akan memberikan pelayanan hingga sertifikat hunian properti tersebut dikeluarkan. Izin yang diminta untuk membangun area dapur katering komersial pun ditolak dan harus dikosongkan.

Masalah lain yang dihadapi ialah asuransi yang berakhir pada awal tahun ini. The One juga memiliki tunggakan pajak dan tagihan kepada vendor sebesar US$2 juta.

Dalam email kepada CNN.com, Lanes mengatakan ini adalah masalah properti yang sangat rumit dengan masalah-masalah lainnya yang mungkin akan terjadi. Fokus Lanes kini adalah untuk menyelesaikan masalah asuransi dan mengembangkan linimasa untuk mengamankan sertifikat hunian untuk memaksimalkan nilai properti tersebut.

Hingga kini, Hankey Capital dan Nile Niami masih belum bisa berkomentar tentang kasus ini.

The One sendiri dibangun hampir satu dekade di bukit Bel Air dengan pemandangan teluk Los Angeles. Properti ini memiliki 20 kamar, termasuk 8 kamar untuk staf dan 3 kamar untuk tamu. Diperkirakan rumah ini memiliki 6 elevator, perpustakaan, ruang merokok, hingga ruang permen.

Selain itu, properti ini memiliki 4 ruang bowling, teater film untuk 50 orang, lapangan rumput datar, pusat kebugaran dan gym, salon kecantikan, bar minuman, hingga lapangan tenis.

[Gambas:Video CNN]



(fry/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK