Sandi: Nilai Tambah Ekonomi Kreatif RI Posisi Ke-3 Dunia

Safyra Primadhyta, CNN Indonesia | Senin, 27/09/2021 15:31 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno mengungkapkan nilai tambah ekonomi kreatif Indonesia hampir Rp1.200 triliun tahun ini, di bawah Amerika Serikat dan Korea Selatan. Menparekraf Sandiaga Uno mengungkapkan nilai tambah ekonomi kreatif Indonesia hampir Rp1.200 triliun tahun ini, di bawah Amerika Serikat dan Korea Selatan. (Arsip Menparekraf).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyebut nilai tambah ekonomi kreatif Indonesia pada tahun ini ditargetkan senilai Rp1.191 triliun.

Ia menyebut target tersebut merupakan nomor tiga terbesar dunia setelah Amerika Serikat (AS) lewat kontribusi Hollywood dan Korea Selatan lewat K-Pop. Angka tersebut menanjak pada tahun depan menjadi Rp1.236 triliun.

"Nilai tambah menuju ke Rp1.200 triliun sudah posisi 3 dunia setelah AS dengan Hollywood, Korea Selatan dengan K-Pop, peringkat ini juga yang terus kami pantau," jelasnya pada Rakornas Kemenparekraf, Senin (27/9).


Sedangkan, dari segi pariwisata sendiri target kontribusi terhadap PDB di tahun ini sebesar 4,2 persen. Angka tersebut naik tipis pada tahun depan di kisaran 4,3 persen.

Sandiaga menargetkan jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung tahun depan naik pada tahun depan dari 1,5 juta orang pada 2021 menjadi 1,8 juta-3,6 juta orang.

Sedangkan untuk peringkat travel and tourism competitive index (TTCI) tidak berubah, yakni tetap dalam kisaran rangking 36-39 dunia.

Pada kesempatan sama, ia juga menekankan pentingnya akselerasi tingkat vaksinasi dalam negeri dalam menggaet minat wisatawan mancanegara.

Bila dibandingkan dengan kompetitor sekawasan, tingkat vaksinasi per persentase jumlah penduduk Indonesia masih kalah jauh.

Misalnya, Singapura sudah memvaksinasi 79 persen populasi, kemudian Malaysia sebesar 69 persen, Thailand 42 persen, dan Laos 38 persen. Sedangkan Indonesia baru 31 persen per populasi.

Sementara itu, untuk total vaksinasi per dosis, Indonesia ranking ke-6 dunia dengan capaian 132,79 juta dosis vaksin covid-19.

"Preferensi shifting pariwisata di era new normal sangat evident (jelas). Kami melihat higienitas nomor 1, low touch, less crowd, less mobility yang berakibat perubahan dari segi atraksi," paparnya.

[Gambas:Video CNN]



(wel/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK