Erick Thohir Larang BUMN Jadikan UMKM Objek Rebutan

CNN Indonesia
Rabu, 29 Sep 2021 14:38 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir melarang anak buahnya yang berada di bank BUMN untuk menjadikan UMKM menjadi objek rebutan. Ia meminta pelaku UMKM dibantu. Menteri BUMN Erick Thohir melarang anak buahnya yang berada di bank BUMN untuk menjadikan UMKM menjadi objek rebutan. Ia meminta pelaku UMKM dibantu. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri BUMN Erick Thohir memperingatkan anak buahnya agar tidak menjadikan pelaku UMKM sebagai objek rebutan. Ia ingin agar BUMN menjadikan pelaku UMKM sebagai subjek yang mesti dibantu bersama.

Ia menilai pemahaman ini penting untuk menaikkan usaha wong cilik. Menurutnya, bila mereka dibantu, otomatis ekonomi RI pun bakal bergerak.

Maklum, 60 persen dari gerak ekonomi Indonesia berasal dari kontribusi UMKM.


"Ini sebagai warning (peringatan) kalau UMKM bukan objek tapi subjek yang harus kita dukung, bukan sesuatu yang diperebutkan," ujarnya pada ceremony Rights Issue BRI, Rabu (29/9).

Selain itu, ia berpesan agar korporasi negara harus menjadi penggerak ekonomi RI sekaligus bursa dalam negeri. Erick ingin perusahaan pelat merah mengantarkan Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi papan bursa nomor satu di Asia Tenggara.

Ia optimis target bisa diwujudkan melihat pertumbuhan bursa RI di tengah tantangan covid-19. "Di mana banyak bursa pertumbuhan melambat kita masih yang terbaik, bahkan ada bursa yang minus ini menandakan market kita besar," jelasnya.

[Gambas:Video CNN]

Salah satu BUMN yang menjadi contoh Erick dalam mewujudkan cita-cita tersebut ialah PT BRI (Persero) Tbk atau BBRI.

Pada rights issue hari ini, tercatat 28,2 miliar saham baru yang ditawarkan sudah terserap di pasar seluruhnya. Dari sana terhimpun dana sebesar Rp95,9 triliun dengan capaian oversubscribed atau pemesanan berlebih 1,53 persen.

"Rights issue oleh BRI tercatat yang terbesar di Indonesia, tertinggi di kawasan Asia Tenggara serta menduduki peringat 3 Asia dan masuk 7 besar dunia sejak 2009," ucap Direktur Utama BEI Inarno Djajadi.

(wel/agt)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER