Jokowi: RI Jadi Negara Ekonomi Terbesar ke-7 pada 2030

CNN Indonesia | Selasa, 12/10/2021 16:13 WIB
Presiden Joko Widodo mengungkap potensi Indonesia menjadi negara dengan kekuatan ekonomi terbesar ketujuh di dunia pada 2030. Presiden Joko Widodo mengungkap potensi Indonesia menjadi negara dengan kekuatan ekonomi terbesar ketujuh di dunia pada 2030.(Arsip Biro Pers Sekretariat Presiden).
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo mengungkap potensi Indonesia menjadi negara dengan kekuatan ekonomi terbesar ketujuh di dunia pada 2030.

"Indonesia berpotensi memiliki potensi besar untuk menjadi raksasa digital setelah China dan India dan bisa membawa kita menjadi ekonomi terbesar dunia ke-7 di 2030," kata Jokowi dalam OJK Virtual Innovation Day 2021, Senin (11/10).

Menurutnya, perkembangan ekonomi digital mengalami pertumbuhan yang pesat. Sehingga perlu untuk dikawal secara tepat oleh otoritas keuangan.


Ia pun menambahkan, momentum ini harus digunakan untuk membangun ekosistem keuangan digital yang kuat dan berkelanjutan.

Pasalnya, Jokowi memaparkan ekosistem keuangan digital dapat memitigasi risiko permasalahan hukum dan sosial guna mencegah kerugian bagi masyarakat.

Selain itu, Jokowi turut memberi perhatian khusus untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar dapat naik kelas dan go digital. Ini dilakukan untuk memastikan target inklusi dan literasi keuangan tercapai.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan hingga 2019 tingkat inklusi keuangan berada di posisi 76,19 persen atau lebih tinggi dari 2016 sebesar 67,8 persen.

"Kami yakin di 2024 kita dapat mencapai target 90 persen sebagaimana arahan Presiden," ujar Wimboh.

Dengan hadirnya digitalisasi keuangan, siswa sekolah menengah dapat memiliki tabungan yang berbasis digital. Selain itu, OJK turut merilis Fintech Book sebagai bentuk peningkatan literasi keuangan dengan cara yang ringan.

Lebih lanjut, pengawas industri jasa keuangan ini akan bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan dalam memitigasi ancaman siber (cyber risk) serta perlindungan data pribadi.

[Gambas:Video CNN]



(fry/age)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK