Erupsi Semeru, Perbaikan Jembatan Gladak Perak Butuh 1 Tahun

CNN Indonesia
Rabu, 08 Dec 2021 06:45 WIB
Kementerian PUPR menyatakan perbaikan Jembatan Gladak Perak yang merupakan penghubung Lumajang-Malang butuh waktu 1 tahun. Jembatan rusak akibat erupsi Semeru. Kementerian PUPR menyatakan perbaikan Jembatan Gladak Perak yang merupakan penghubung Lumajang-Malang butuh waktu 1 tahun. Jembatan rusak akibat erupsi Semeru. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Umarul Faruq).
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebut pembangunan Jembatan Gladak Perak yang ambruk akibat erupsi Gunung Semeru membutuhkan waktu satu tahun. Total anggaran yang dibutuhkan untuk memperbaiki jembatan sekitar Rp100 miliar.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian mengatakan waktu dan kebutuhan anggaran itu diperlukan karena kerusakan jembatan yang menghubungkan Kabupaten Lumajang-Malang itu parah.

Pasalnya, pondasi penopang dari bawah sudah terkikis oleh terjangan lahar dingin, ditambah dengan pengaruh awan panas guguran Gunung Semeru.


Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan konstruksi ulang struktur bangunan jembatan Gladak Perak agar nantinya tidak bergantung pada pondasi bawah.

"Nanti akan kami ganti, konstruksinya akan dibalik. Ini runtuhnya kan bangunan bawah jadi kami nanti tidak akan gunakan pondasi di bawah, tapi sifatnya nanti melengkung ke atas," tuturnya usai memantau bekas runtuhan Gladak Perak, di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (7/12) seperti dikutip dari Antara.

Ia menjelaskan untuk lokasi, panjang dan lebar bangunan jembatan Gladak Perak akan sama seperti yang sebelumnya.

"Untuk titiknya tetap, bentangannya relatif sama, kecuali ada kebutuhan yang lain nantinya," katanya.

Saat ini pihaknya telah melakukan perencanaan untuk membuat jembatan sementara agar semua proses penyaluran bantuan dan mobilitas warga bisa berjalan lancar.

[Gambas:Video CNN]



(mrh/agt)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER