Orang Terkaya India Kucurkan Lebih dari Rp1.136 T untuk Energi Hijau

aud | CNN Indonesia
Sabtu, 15 Jan 2022 05:50 WIB
Mukesh Ambani mengalokasikan dana hingga Rp1.136 triliun untuk proyek energi baru terbarukan di India Barat. Mukesh Ambani mengalokasikan dana hingga Rp1.136 triliun untuk proyek energi baru terbarukan di India Barat. (AFP/Indranil Mukherjee).
Jakarta, CNN Indonesia --

Miliarder India atau pemilik Reliance Industries Mukesh Ambani mengalokasikan 6 triliun rupee atau US$80,6 miliar (Rp1.136 triliun dengan asumsi kurs Rp14.200 per dolar AS) untuk proyek pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT) di negara bagian Gujarat, India Barat.

Mengutip CNN.com, Jumat (14/1), sebagian dana yang digelontorkan Mukesh atau sebesar US$67,7 miliar untuk pembangkit listrik baru dan sistem hidrogen.

Manajemen Reliance mengatakan Ambani berencana melakukan investasi besar-besaran selama periode 10 tahun hingga 15 tahun. Perusahaan juga telah mencari lahan untuk situs berkapasitas 100 gigawatt.


Selain itu, perusahaan juga berencana untuk membuat pusat manufaktur baru yang akan didedikasikan untuk produksi panel surya, teknologi sel bahan bakar, dan sumber EBT lain.

Perusahaan mengatakan inisiatif baru ini berasal dari visi Perdana Menteri India Narendra Modi.

Sebagai informasi, sektor EBT mulai dikembangkan di India. Tahun lalu, jumlah instalasi baru dari proyek-proyek semacam itu diproyeksikan naik berlipat ganda di seluruh negeri dibandingkan dengan yang terjadi pada 2015 hingga 2020.

Reliance sendiri sedang mengurangi ketergantungan terhadap minyak. Selain itu, perusahaan juga akan berinvestasi dalam proyek baru selama tiga sampai lima tahun ke depan.

Perusahaan juga mengalokasikan dana sebesar US$1 miliar untuk meningkatkan jaringan seluler menjadi 5G dan menghabiskan sekitar US$406 juta untuk bisnis ritel.

[Gambas:Video CNN]

(aud/sfr)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER