Sanksi Ekstra, AS Setop Bayar Obligasi Rusia hingga Rp8,4 T

aud | CNN Indonesia
Selasa, 05 Apr 2022 11:44 WIB
AS menyetop pembayaran utang Rusia ke investor yang mencapai lebih dari Rp8,4 triliun sebagai sanksi tambahan karena menginvasi Ukraina. AS menyetop pembayaran obligasi Rusia ke investor yang mencapai lebih dari Rp8,4 triliun sebagai sanksi tambahan karena menginvasi Ukraina. Ilustrasi. (AP/Victor Berzkin).
Jakarta, CNN Indonesia --

Amerika Serikat (AS) menghentikan pembayaran bunga dan pokok utang obligasi Rusia ke investor yang mencapai lebih dari US$600 juta atau Rp8,4 triliun (asumsi kurs Rp14 ribu per dolar AS). Hal ini dilakukan untuk menambah tekanan bagi Rusia setelah menginvasi Ukraina.

Mengutip Reuters, Selasa (5/4), sebagian dana cadangan Rusia disimpan di bank-bank AS. Dengan demikian, cadangan mata uang asing yang dipegang bank sentral Rusia di lembaga keuangan AS dibekukan.

Meski begitu, Kementerian Keuangan mengizinkan Pemerintah Rusia menggunakan sebagian dana untuk melakukan pembayaran kupon atas utang negara berdenominasi dolar berdasarkan kasus per kasus.


Sementara, Rusia harus membayar utang pokok obligasi sebesar US$552,4 juta pada Senin (4/4) kemarin. Pemerintah AS memutuskan untuk memotong akses Moskow ke dana beku.

Selain itu, pembayaran kupon obligasi sebesar US$84 juta juga jatuh tempo kemarin. Kupon itu untuk obligasi berdenominasi dolar AS yang jatuh tempo pada 2042 mendatang.

Langkah itu sengaja dilakukan untuk memaksa Rusia membuat keputusan sulit apakah akan menggunakan dolar AS yang dapat diakses untuk pembayaran utang atau untuk tujuan lain.

Jika Rusia tak memilih membayar utang obligasi jatuh tempo, maka akan mengalami gagal bayar (default).

"Rusia harus memilih antara menguras sisa cadangan dolar yang berharga atau pendapatan baru yang masuk atau default," ucap juru bicara Kementerian Keuangan AS.

JPMorgan Chase & Co, sebagai pihak yang membayarkan pokok dan bunga obligasi Rusia telah dihentikan oleh Kementerian Keuangan AS.

Bank koresponden bertugas untuk memproses pembayaran kupon dari Rusia, mengirimkan ke agen pembayaran untuk didistribusikan ke pemegang obligasi luar negeri.

Menurut sumber, negara tersebut memiliki masa tenggang 30 hari untuk melakukan pembayaran obligasi jatuh tempo.

[Gambas:Video CNN]

(aud/bir)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER