Plus Minus Menggunakan Paylater

CNN Indonesia
Kamis, 12 Mei 2022 09:29 WIB
Paylater yang kini sudah menjadi bagian hidup bagi mereka yang gemar belanja memiliki banyak kelebihan dan kekurangan. Berikut rinciannya. Paylater yang kini sudah menjadi bagian hidup bagi mereka yang gemar belanja memiliki banyak kelebihan dan kekurangan. Ilustrasi. ( iStockphoto/Maks_Lab).
Jakarta, CNN Indonesia --

Paylater kini sudah menjadi bagian dari mereka yang gemar belanja di marketplace dan online travel agent. Selain simple, sering kali orang memilih menggunakan paylater karena tergiur promo diskon khusus.

Perencana keuangan Mitra Rencana Edukasi (MRE) Andri Nugroho mengatakan menggunakan paylater memang menawarkan kelebihan. Maklum, dengan fasilitas ini pengguna bisa membeli barang atau kebutuhan yang diperlukan dengan konsep berutang namun dengan proses yang instant.

Pasalnya, pengguna cukup langsung mengakses aplikasi yang menyediakan fasilitas paylater tersebut. Selain itu, tidak seperti kartu kredit yang harus mengajukan permintaan untuk memilikinya kepada pihak bank dan butuh beberapa hari sebelum disetujui, paylater ini bisa langsung digunakan sepanjang memiliki akun di aplikasi yang menyediakan fasilitas tersebut.


Namun yang perlu diperhatikan, kekurangan paylater terletak pada bunga yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan kartu kredit.

"Kalau di kartu kredit bunga hanya dikenakan seandainya kita tidak langsung melunasi tagihan ataupun menunggak. Namun di paylater ketika jatuh tempo maka total pembayaran yang harus kita lakukan sudah termasuk bunga di dalamnya," kata Andi kepada CNNIndonesia.com, Rabu (11/5).

Selain itu, paylater juga bisa menimbulkan masalah bila tidak berhati-hati dalam menggunakannya. Karena prosesnya instant dan sangat mudah digunakan, penggunaan paylater bisa menggiring ke perilaku yang konsumtif bila tidak terkendali.

Terlepas dari plus minusnya, Andi mengatakan paylater bisa juga digunakan sebagai dana talangan.

"Namun sebaiknya hanya digunakan untuk hal-hal yang bersifat penting dan urgent mengingat bunganya relatif cukup besar. Misalnya, ketika kita lagi kehabisan uang, lalu ketika tiba-tiba orang tua di kampung halaman sakit, maka kita bisa menggunakan fasilitas paylater ini untuk membeli tiket pulang menengok orang tua,"katanya.

Perencana Keuangan One Shild Consulting Agustina Fitria mengatakan umumnya paylater memang digunakan untuk membeli barang konsumsi.

"Dari sisi perencanaan keuangan, konsumsi untuk kebutuhan dan keinginan diatur sesuai dengan kemampuan, tidak disarankan dengan utang atau dana talangan,"kata Agustina.

Menurutnya, untuk sesuatu yang bersifat urgent atau kepepet dan mengancam keselamatan , lebih baik menggunakan dana darurat.

"Jika risiko yang ditanggung tidak mampu dicukupi dengan dana darurat karena terlalu besar, maka bisa menggunakan asuransi," imbuhnya.

Dalam hal ini, Agustina mengatakan penggunaan paylater dapat dipertimbangkan jika akan digunakan untuk membeli bahan baku yang akan diolah dan dijual kembali sebagai barang jadi dengan nilai tambah.

"Sehingga saat barang jadi dan terjual,dapat digunakan untuk membayar paylater-nya. Nantinya penetapan harga barang jadi harus memperhitungkan juga biaya-biaya yang timbul dari paylater," katanya.

[Gambas:Video CNN]

(dzu/agt)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER