Indonesia Tidak Akan Ekspor Energi Baru Terbarukan

dzu | CNN Indonesia
Rabu, 18 Mei 2022 20:51 WIB
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah tak akan mengekspor EBT. Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah tak akan mengekspor EBT. Ilustrasi. (CNNIndonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan Indonesia tidak akan mengekspor Energi Baru Terbarukan (EBT) karena masih memprioritaskan kebutuhan dalam negeri.

"Pemerintah Indonesia belum berpikir untuk mengekspor EBT kepada negara mana pun," kata Bahlil, dikutip dari Antara, Rabu (18/5).

Menurut dia, Indonesia punya peran besar dalam pengembangan EBT. Terlebih, dunia sedang mendorong energi bersih saat ini.


"EBT harus dilakukan sebab tidak akan mungkin produk yang dihasilkan lewat industri itu akan laku di global kalau tidak pakai EBT. Di dunia orang cek, pakai batu bara atau EBT. Kalau batu bara, mungkin laku, tapi pasti (harganya) jatuh," kata Bahlil.

Pemerintah pun terus mendorong pengembangan energi hijau dan ramah lingkungan di Indonesia. Hal ini termasuk mengembangkan potensi sumber EBT hingga mendorong ekosistem kendaraan listrik di dalam negeri.

Pengembangan energi yang ramah lingkungan juga sejalan dengan target NDC Indonesia untuk bisa mencapai netral karbon (net zero emission) pada 2060 atau lebih cepat.

[Gambas:Video CNN]

(dzu/sfr)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER