Satgas Panggil Gus Aswin Gara-gara Promosi Broker Ilegal OctaFx

fby | CNN Indonesia
Senin, 23 Mei 2022 14:02 WIB
Satgas Waspada Investasi memanggil Gus Aswin karena ikut memasarkan produk broker ilegal bernama OctaFx. Satgas Waspada Investasi memanggil Gus Aswin karena ikut memasarkan produk broker ilegal bernama OctaFx. (CNNIndonesia/Aria Ananda).
Jakarta, CNN Indonesia --

Satgas Waspada Investasi (SWI) telah memanggil Founder Tubi Indonesia sekaligus influencer Ida Bagus Aswin P alias Gus Aswin karena memasarkan produk broker ilegal bernama OctaFx.

"Kepada Gus Aswin, Satgas Waspada Investasi meminta untuk menghentikan segala kegiatan yang mempromosikan dan memfasilitasi broker OctaFx karena merupakan pelanggaran hukum," ungkap Ketua SWI Tongam L Tobing dalam keterangan resmi, Senin (23/5).

Sementara, Tongam mengatakan pihaknya menghentikan tujuh entitas yang melakukan penawaran investasi tanpa izin.


Rinciannya, dua entitas money game, satu entitas yang melakukan penjualan langsung tanpa izin, dua entitas yang melakukan kegiatan forex dan robot trading tanpa izin, satu entitas melakukan kegiatan aset kripto tanpa izin, dan satu entitas di sektor lain.

"Penanganan terhadap investasi ilegal dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh anggota Satgas Waspada Investasi dari 12 kementerian atau lembaga," jelas Tongam.

Selain itu, SWI juga menemukan 100 pinjaman online (pinjol) ilegal. Dengan demikian, total pinjol yang ditutup mencapai 3.989 sejak 2018 hingga April 2022.

"Satgas Waspada Investasi mendorong penegakan hukum kepada para pelaku pinjaman online ilegal ini dengan terus menerus juga melakukan pemblokiran situs dan aplikasi agar tidak diakses oleh masyarakat," ucap Tongam.

Ia mengimbau masyarakat menggunakan pedagang fisik aset kripto yang terdaftar di Bappebti dan tidak pedagang fisik yang ilegal.

Beberapa pedagang fisik aset kripto yang ilegal, antara lain Binance, FTX, Coinbase, Exchange, Huobi, dan Kraken.

"Jika menemukan tawaran investasi yang mencurigakan serta pinjaman online yang tidak terdaftar di OJK, masyarakat dapat mengkonsultasikan atau melaporkan kepada Layanan Konsumen OJK," jelas Tongam.

CNNIndonesia.com masih mencoba menghubungi Gus Aswin untuk mengonfirmasi berita pemanggilan yang dilakukan oleh OJK tersebut, termasuk menghubungi Tubi Indonesia melalui laman Instagram @tubi_indonesia.

[Gambas:Video CNN]

(fby/aud)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER