Pasca Insiden, PGN Jaga Layanan Gas Bumi Medan

PGN | CNN Indonesia
Senin, 30 Mei 2022 19:45 WIB
Pasca insiden di lokasi bak valve No.140, Jembatan Sei Belumai, Tanjung Morawa, Medan, subholding gas PGN memastikan layanan gas bumi pelanggan tidak terganggu. Subholding gas PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN) memeriksa dan memastikan layanan gas bumi tidak terganggu pasca insiden di lokasi bak valve No. 140, Jembatan Sei Belumai, Tanjung Morawa, Medan, Jumat (27/5). (Foto: Arsip PGN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Subholding Gas PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) memastikan layanan gas bumi ke seluruh pelanggan tidak terganggu sehubungan insiden yang terjadi di lokasi bak valve No.140, Jembatan Sei Belumai, Tanjung Morawa, Medan, pada Jumat (27/5), pukul 11.05 WIB.

Pasca insiden tersebut, perseroan segera melakukan penanganan agar layanan gas bumi ke seluruh sektor pelanggan baik industri, komersial dan rumah tangga tidak terganggu.

Area Head PGN Medan Saeful Hadi menjelaskan bahwa insiden terjadi saat pekerjaan penggantian valve oleh pekerja di dalam bak valve (keran pengontrol aliran gas) yang dilewati jalur pipa gas tekanan menengah yang mengalami gangguan.

Berdasarkan laporan dari lapangan, insiden terjadi pada saat pekerja PGN sesuai prosedur melaksanakan perawatan kehandalan jaringan distribusi. Pelaksana pekerjaan dilakukan oleh team operation and maintenance PGN Area Medan.

Dari pemantauan awal, ujarnya, kondisi gangguan di dalam bak valve mengakibatkan kadar oksigen semakin menipis.

Mengingat urgensi perbaikan, yang bersangkutan berupaya memastikan kondisi, namun sayangnya yang bersangkutan kehilangan kesadaran karena kekurangan oksigen.

Mengetahui insiden tersebut, tim PGN yang lain segera melakukan evakuasi dibantu Petugas Pemadam Kebakaran.

"Dalam kondisi lokasi yang berbahaya dan kadar oksigen yang semakin tipis, yang bersangkutan kehilangan kesadaran," ujar Saeful.

Lebih lanjut, Saeful menambahkan bahwa pihaknya menyesalkan dan memohon maaf atas insiden tersebut.

"Kami memohon maaf atas insiden ini dan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya, semoga korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT," lanjut Saeful.

Bagi PGN, insiden ini terjadi di lingkungan Subholding Gas setelah melalui 382.829.365 jam kerja aman dan tentu menjadi evaluasi dalam melaksanakan tindakan preventif maupun pengelolaan risiko terkait keselamatan, keamanan, dan kesehatan kerja.

(aor/aor)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER