Singapura Resmi Izinkan Impor Daging Ayam dari Indonesia

Safyra Primadhyta | CNN Indonesia
Kamis, 30 Jun 2022 20:58 WIB
Badan Pangan Singapura (Singapore Food Agency/ SFA) resmi mengizinkan impor daging ayam dan produk daging ayam dari Indonesia. Badan Pangan Singapura (Singapore Food Agency/ SFA) resmi mengizinkan impor daging ayam dan produk daging ayam dari Indonesia. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Pangan Singapura (Singapore Food Agency/ SFA) resmi mengizinkan impor daging ayam dan produk daging ayam dari Indonesia.

"Dengan senang hati kami informasikan bahwa Indonesia telah disetujui untuk mengekspor daging ayam dan produk daging ayam beku, chilled, dan daging olahan ayam ke Singapura," demikian pernyataan putusan SFA di situs resmi seperti dikutip pada Kamis (30/6).

SFA menyebutkan sampai saat ini sudah ada tiga perusahaan asal Indonesia yang disetujui untuk mengekspor daging ayam ke Negeri Singa. Adapun persetujuan ekspor harus langsung diputuskan oleh SFA.

Tiga perusahaan itu yakni, pertama, PT Charoen Pokphand Indonesia - Food Division dengan produk disetujui ekspor adalah daging ayam beku dan ayam potong.

Kedua, PT Ciomas Adisatwa - Plant Pemalang dengan produk disetujui ekspor daging ayam beku dan ayam potong. Ketiga, PT Charoen Pokphand Indonesia TBK dengan produk disetujui daging ayam olahan.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia berharap bisa segera mencapai kesepakatan dengan Singapura terkait rencana ekspor ayam, menggantikan Malaysia yang menghentikan ekspor ke negara tersebut.

Malaysia memutuskan untuk mengembargo ekspor ayam ke luar negeri sampai produksi lokal dan harga mulai stabil.

Saat ini, Singapura tengah kekurangan pasokan ayam yang membuat negara tersebut menaikkan harga nasi ayam Hainan, salah satu kuliner yang identik dengan Negeri Singa.

Di sisi lain, Ketua Asosiasi Peternak Unggas Indonesia Achmad Dawami mengatakan Indonesia mengalami surplus produksi ayam.

Ia menjelaskan negara ini memproduksi 55 juta  hingga 60 juta unggas per minggu dengan surplus 15 sampai 20 persen setelah konsumsi domestik.

Menurutnya, ekspor ke Singapura yang diperkirakan memiliki permintaan 3,6 juta hingga 4 juta ekor unggas per bulan dapat membantu menutupi kesenjangan pasokan di negeri tetangga itu.

[Gambas:Video CNN]



(mrh/sfr)
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER