Sri Mulyani Ingatkan Mahasiswa STAN Tak Gatal Ambil Duit Negara

tim | CNN Indonesia
Jumat, 29 Jul 2022 13:47 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengingatkan mahasiswa PKN STAN tak gatal mengambil uang negara setelah lulus dan bekerja di pemerintahan. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengingatkan mahasiswa PKN STAN tak gatal mengambil uang negara setelah lulus dan bekerja di pemerintahan. (CNNIndonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengingatkan mahasiswa PKN STAN belajar menjadi manusia yang amanah agar tak gatal mengambil uang negara ketika sudah bekerja di pemerintahan.

Sri Mulyani mengatakan mahasiswa PKN STAN harus menjaga integritas. Pasalnya, mereka adalah calon pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang bertugas mengelola ribuan triliun uang negara.

"Sebagai punggawa keuangan negara Anda harus menjadi manusia amanah, integritas, tidak negotiable, kalau bendahara negara tidak bisa dipercaya, nanti Anda melihat uang negara mulai gatal otak, pikiran, hati, ambil dikit-dikit sebagai uang saya, maka Anda gagal," ungkap Sri Mulyani dalam Seremoni Dies Natalis VII Politeknik Keuangan Negara STAN, Jumat (29/7). 

Ia mengaku senang ada organisasi seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di PKN STAN. Hal itu bisa menjadi tempat belajar mahasiswa agar transparan dalam mengelola anggaran BEM.

"Setiap kegiatan harus jelas sumber uang dari mana, diumumkan, dipraktikkan ilmu akuntansi. Itu akan menanamkan karakter awal mengenai nilai amanah dan integritas," terang Sri Mulyani.

Selain itu, Sri Mulyani juga mengingatkan agar mahasiswa PKN STAN tak mudah puas dengan IPK 4.0. Sebab, belajar bukan hanya di kampus.

Terlebih, situasi ekonomi bersifat dinamis. Dengan demikian, mahasiswa PKN STAN harus terus mengikuti perkembangan dunia.

"Jangan pernah merasa cukup dengan kompetensi ilmu, ada banyak perubahan," tutup Sri Mulyani.

[Gambas:Video CNN]



(aud/sfr)
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER