Menkeu AS: Rusia Tawarkan Diskon Minyak ke China dan India

tim | CNN Indonesia
Sabtu, 24 Sep 2022 06:06 WIB
Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengatakan Rusia tengah menawarkan diskon besar pada China dan India untuk membeli minyak mentahnya. Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengatakan Rusia tengah menawarkan diskon besar pada China dan India untuk membeli minyak mentahnya. (REUTERS/CHRISTOPHER ALUKA BERRY).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengatakan Rusia tengah menawarkan diskon besar pada China dan India untuk membeli minyak mentahnya.

Hal ini seiring dengan kesepakatan negara barat yang memberikan batas atas harga minyak Rusia.

Mengutip CNA, Jumat (23/9), pada Desember mendatang Eropa akan menghentikan sebagian besar pembeliannya sebesar 3 juta barel per hari.

Ini adalah upaya memberikan tekanan tambahan pada Rusia untuk mencari pembeli baru untuk minyaknya.

Ia menambahkan Eropa akan menghadapi musim dingin yang sulit karena  pasokan energi dari Rusia turun drastis. Menurutnya, kondisi tersebut akan mempengaruhi AS, tapi tidak berdampak besar bagi pertumbuhan ekonomi Negeri Paman Sam itu.

Sebelumnya, China menuai rezeki nomplok di tengah sanksi ekonomi negara Barat terhadap Rusia. Durian runtuh itu berupa kerja sama China dengan Rusia demi membeli minyak lebih murah dan lebih banyak.

Kerja sama ini bahkan akan dikembangkan lebih erat lagi lewat pertemuan Presiden China Xi Jinping dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Uzbekistan pada Kamis (15/9).

Kerja sama energi yang sudah terjalin menguntungkan kedua pihak. Bagi China, akses energi yang lebih murah. Sementara bagi Rusia, mengimbangi kerugian dari embargo yang dilakukan Uni Eropa dan sekutunya terhadap produk energi mereka.

China dan Rusia juga mempertimbangkan penggunaan mata uang lokal untuk transaksi perdagangan keduanya, yakni yuan dan rubel. Sekaligus berupaya mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS.

China, selaku konsumen energi terbesar di dunia dan pembeli utama minyak mentah, gas alam cair, dan batu bara, tercatat telah mengimpor 17 persen lebih banyak minyak mentah Rusia periode April hingga Juli 2022.

Sementara, pembelian gas alam cair sudah 50 persen lebih banyak, dan batu bara 6 persen lebih banyak dari Rusia pada periode yang sama. Kemudian, impor listrik dari Rusia melonjak 39 persen melalui jalur transmisi yang menghubungkan timur laut China dengan timur Rusia.

Sepanjang tahun ini, pembelian minyak, gas alam cair, batu bara, dan listrik China dari Rusia mencapai US$43,68 miliar.

[Gambas:Video CNN]



(dzu/aud)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER