Jokowi Cerita soal Investor IKN Naik 25 Kali Lipat

CNN Indonesia
Minggu, 04 Des 2022 09:43 WIB
Presiden Jokowi mengklaim investasi terhadap IKN Nusantara oversubscribed atau kelebihan kapasitas hingga 25 kali lipat. Presiden Jokowi mengklaim investasi terhadap IKN Nusantara oversubscribed atau kelebihan kapasitas hingga 25 kali lipat. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay).
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim investasi terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser, Kalimantan Timur, oversubscribed atau kelebihan kapasitas. Bahkan, jumlahnya meningkat hingga 25 kali lipat.

"Saya kaget jajak pasar pertama oversubscribed sampai 25 kali, otoritas IKN juga kaget, sehingga kawasan inti langsung sudah habis," ungkap Jokowi dalam Kompas 100 CEO Forum 2022, Jumat (2/12).

Jokowi mengaku awalnya berniat mengundang sebanyak 30 investor yang memiliki potensi menanamkan modal di IKN. Namun, niatan itu diurungkan karena kawasan inti di IKN sudah 'ludes' diborong investor.

Jokowi juga memastikan pembangunan IKN kali ini tidak akan memberatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) lantaran semua dana yang digunakan murni berasal dari para investor yang menanamkan modalnya di wilayah itu.

Ia menambahkan dana pembangunan IKN sudah mencapai Rp460 triliun. "Negara sebesar ini jangan kita pesimis dong, membangun (IKN) kurang lebih kalau sekarang US$29 miliar, masa kita grogi, kira-kira kan kalau dirupiahkan Rp460 triliun," terang dia.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Otoritas IKN Bambang Susantono juga mengklaim investor yang ingin ikut serta membangun ibu kota baru itu membludak. Hal tersebut tak terlepas dari penjajakan pasar atas proyek-proyek yang ditawarkan di kawasan inti IKN.

"Untuk itu, sesuai arahan Presiden, akan dibuka lagi penawaran untuk menyambut minat investor yang tak tertampung di KIPP. Sekarang untuk investor kita buka lagi di I B dan IC," imbuhnya.

[Gambas:Video CNN]



(khr/bir)
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER