Ada Kelangkaan BBM di SPBU Shell dan BP, ESDM Beri Solusi Ini

CNN Indonesia
Jumat, 29 Agu 2025 09:44 WIB
Kementerian ESDM menambah 10 persen kuota impor BBM untuk SPBU swasta guna atasi kelangkaan di pom milik Shell dan BP-AKR. (Foto: CNN Indonesia/Dhio Faiz Syarahil)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian ESDM memberi solusi atasi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Shell dan BP-AKR kembali terjadi dalam beberapa hari belakangan.

Plh Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Tri Winarno menegaskan pemerintah sepakat menambah 10 persen kuota impor BBM untuk SPBU swasta. Penambahan ini akan dimulai untuk izin impor terbaru.

Alasannya, pemerintah ingin memastikan agar kebutuhan BBM masyarakat bisa terus terpenuhi.

"Sudah ada tambahan 10 persen (kuota impor untuk perusahaan minyak swasta)," ungkap Tri di Hotel Mulia Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8).

"Terus kemudian, apabila terjadi kekurangan (stok BBM di SPBU swasta), silakan ambil dari Pertamina," sambungnya.

Menurutnya, apabila setelah ada tambahan kuota impor BBM pun tetap masih kurang, maka SPBU swasta disarankan membeli BBM ke PT Pertamina (Persero).

"Terus kemudian apabila terjadi kekurangan, silakan ambil dari Pertamina," jelasnya.

Kelangkaan stok BBM di SPBU Shell dan BP-AKR beberapa hari belakangan dikeluhkan pelanggan. Stok BBM di dua SPBU swasta itu kosong.

Pantauan CNNIndonesia.com pada Rabu (27/8) pagi, SPBU Shell di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan tak mencantumkan harga beberapa jenis BBM. Begitu pula SPBU Shell di Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan.

Stok V-Power di SPBU Shell Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan bahkan sudah kosong sejak Senin (25/8).

Kelangkaan juga terjadi di SPBU BP Perdatam Pancoran, Jakarta Selatan. Stok BP 92 dan BP Ultimate nihil, hanya BP Ultimate Diesel yang tersedia di pom bensin tersebut.

SPBU BP-AKR di Lenteng Agung, Jakarta Selatan bahkan terpantau tutup.

Kejadian serupa pernah terjadi pada awal 2025, di mana stok BBM di SPBU selain milik Pertamina kosong. Sejumlah SPBU swasta di Jakarta bahkan memajang spanduk permohonan maaf karena tidak bisa menyediakan BBM dan melayani pelanggan.

President Director & Managing Director Mobility Shell Indonesia Ingrid Siburian mengakui memang ada kelangkaan beberapa jenis BBM pada Agustus 2025 ini. Ia bahkan belum bisa memastikan kapan stok BBM yang kosong itu tersedia kembali.

"Shell Indonesia ingin menginformasikan bahwa produk BBM Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ tidak tersedia di beberapa jaringan SPBU Shell hingga waktu yang belum dapat dipastikan," kata Ingrid dalam keterangan resminya.

"Kami terus berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memastikan ketersediaan produk BBM di jaringan SPBU Shell. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi," sambungnya.

Terpisah, Presiden Direktur BP-AKR Vanda Laura mengatakan ada keterbatasan stok BBM BP Ultimate dan BP 92 di beberapa SPBU. Ia berjanji akan terus berkoordinasi dengan Kementerian ESDM untuk mempercepat ketersedian pasokan.

BP-AKR juga berencana mencari alternatif pasokan minyak lain dari dalam negeri. Selain itu, Vanda menyebut pihaknya bakal menyiapkan skenario operasional agar layanan pelanggan tetap terjaga.

"Kami memahami pentingnya kontinuitas pasokan bahan bakar bagi pelanggan untuk mendukung mobilitas harian mereka. Untuk itu, BP-AKR berkomitmen memulihkan ketersediaan stok BBM dengan berkoordinasi secara aktif dengan pihak-pihak terkait sekaligus mengoptimalkan distribusi," tuturnya.

Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengklaim seluruh perusahaan swasta yang bergerak di bidang BBM sudah mengantongi kuota impor. Ia menekankan kuota impor BBM tahun ini pun sudah ditambah.

Bahlil kemudian menekankan pentingnya peran Pertamina untuk melayani permintaan BBM di Indonesia. Ia menyebut perusahaan minyak milik negara itu yang bakal memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Dan saya ingin mengatakan bahwa hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. Jadi, Pertamina kita yang akan memperkuat, kita perkuat," tegas Bahlil di Istana Kepresidenan Jakarta.

(skt/pta)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK