Anak Buah Ara Kunjungi Rusun Papua Tengah, Progres Fisik 94 Persen

TIM | CNN Indonesia
Sabtu, 29 Nov 2025 14:09 WIB
Pejabat Kementerian PKP melakukan kunjungan lapangan untuk meninjau progres pembangunan Rumah Susun Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua Tengah (Foto: Arsip Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman)
Jakarta, CNN Indonesia --

Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian PKP, Imran, melakukan kunjungan lapangan untuk meninjau progres pembangunan Rumah Susun Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua Tengah yang berlokasi di Karadiri, Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire.

Anak buah Menteri PKP Maruarar Sirait alias Ara itu melakukan kunjungan sejak pukul 10.00 hingga 18.30 WIT dan dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, BPKP, PLN, serta pihak penyedia konstruksi dan manajemen konstruksi.

Dalam peninjauan yang berlangsung pukul 11.00-13.00 WIT, progres fisik pembangunan telah mencapai 94,696 persen dengan deviasi -0,495 persen.

Realisasi keuangan mencapai 88,50 persen atau setara Rp89,53 miliar. Dari total durasi kontrak, 441 hari telah terpakai dengan sisa waktu 22 hari menuju batas akhir pelaksanaan.

Proyek ini telah melalui sembilan addendum kontrak yang mencakup penyesuaian kebutuhan administratif, optimalisasi, hingga perubahan direktur perusahaan.

Sementara itu, Manajemen Konstruksi yang dilaksanakan oleh Yodya Karya (Persero) KSO mengalami peningkatan nilai kontrak menjadi Rp3,82 miliar dengan progres keuangan saat ini berada pada angka 20 persen.

Identifikasi Isu dan Permasalahan

Dalam rapat koordinasi pukul 13.00-15.00 WIT, sejumlah isu teknis teridentifikasi, antara lain:
• Saluran drainase eksisting milik Bina Marga bersifat buntu dan berpotensi menimbulkan genangan.
• Jaringan listrik PLN belum tersedia di lokasi pekerjaan dan seluruh aktivitas masih bergantung pada tiga unit genset, di mana satu unit mengalami kerusakan.

Walaupun demikian, Kementerian PKP menegaskan komitmennya untuk memastikan pembangunan rusun DOB Papua Tengah berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan dapat segera dimanfaatkan masyarakat.

(asa)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK