IHSG Masih Berpotensi Cerah Hari Ini
ndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Kamis (8/1).
Founder WH-Project William Hartanto melihat seiring mendekati level 9.000, indeks saham berpotensi mengalami koreksi wajar. Kondisi ini dinilai dapat dimanfaatkan investor untuk masuk ke saham-saham pilihan pada harga yang lebih rendah.
"Memperhatikan faktor di atas, kami memproyeksikan hari ini IHSG berpotensi bergerak menguat," ujar William dalam riset hariannya.
Dengan sentimen tersebut, William memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 8.900 dan resistance 9.000 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ASII, EXCL, TLKM, dan PGAS.
Senada, Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan saat ini indeks saham diperkirakan masih berada dalam fase lanjutan tren penguatan, dengan peluang bergerak naik ke kisaran 8.994-9.077.
Meski demikian, kata dia, investor tetap perlu mewaspadai potensi koreksi yang dapat menguji area 8.777-8.879.
"IHSG masih berpeluang menguat, namun tetap perlu mewaspadai koreksi jangka pendek," ujar Herditya dalam riset hariannya.
Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 8.867, 8.776 dan resistance 8.960, 8.996 hari ini. Herditya pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni AUTO, ICBP, JSMR, dan WIIM.
IHSG ditutup di level 8.944 pada Rabu (7/1) sore. Indeks saham menguat 11,20 poin atau naik 0,13 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp36,86 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 70,56 miliar saham.
Pada penutupan kemarin, 344 saham menguat, 362 terkoreksi, dan 104 stagnan.
Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.
(del/pta)