Purbaya: Saya Ngambek Kalau Uang Disediain Pakai Utang Gak Dipakai

CNN Indonesia
Sabtu, 10 Jan 2026 14:05 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar saat menyinggung anggaran penanganan bencana yang belum terpakai.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar saat menyinggung anggaran penanganan bencana yang belum terpakai. (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar saat menyinggung anggaran penanganan bencana yang belum terpakai.

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Bencana DPR RI dengan Pemerintah yang disiarkan melalui kanal Youtube DPR, Sabtu (10/1).

Awalnya, Mendagri merangkap Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Tito Karnavian sempat lupa menyebutkan nama Purbaya sebagai salah satu anggota tim pengarah dalam rapat tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya lupa menyampaikan ini, kuwalat ini kalau nggak, nanti ini, karena kalau beliau ngambek, beliau ngambek, kita chat mau rapat sampai malam juga percuma juga kita nanti. Iya, enggak ada pitinya, haha," ujar Tito.

Purbaya pun membalas candaan itu dengan mengatakan bahwa ia tak akan ngambek hanya karena lupa disebut nama.

Namun, ia akan ngambek apabila anggaran yang sudah disediakan oleh pemerintah untuk menangani bencana belum terpakai.

"Saya enggak disebut nama enggak ngambek. Saya ngambek kalau uangnya disediain pakai utang, tapi enggak dipakai-pakai juga," canda Purbaya.

"Saya mengumpulkan uang banyak. Saya gebuk-gebuk orang pajak, bea cukai, ditumpuk di sana enggak dipakai. Sementara bencananya di sini, masyarakatnya masih susah," sambungnya.

Purbaya menegaskan ketersediaan dana bukan menjadi masalah untuk menangani bencana dan pascabencana Sumatra.

Misalnya, untuk Aceh, pihaknya sudah mengirim dana Rp1,279 triliun pada awal Januari lalu. Begitupun untuk daerah bencana lain.

"Kita sudah kirim di bulan Januari untuk Aceh saja itu Rp1,279 triliun. Jadi mereka cukup cash untuk gerak, kalau mau. Tapi sepertinya kendalanya bukan cash saja, seperti administrasi membuat mereka lambat juga," ujarnya.

Pada akhir Desember lalu, Purbaya mengungkapkan masih ada Rp1,51 triliun anggaran siap pakai yang belum disalurkan untuk penanganan bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatra.

Sebagian dana telah masuk ke BNPB, sementara sisanya dapat dimanfaatkan kementerian/lembaga terkait melalui mekanisme yang direkomendasikan BNPB.

"Sekarang masih ada tersisa siap pakai Rp1,5 triliun. Jadi kalau besok atau hari ini BNPB bisa mengajukan ke kami untuk pembayaran utang jembatan, besok bisa cair," ujar Purbaya dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pasca Bencana DPR RI dengan K/L dan Kepala Daerah Terdampak di Banda Aceh, Selasa (30/12/2025) lalu.

[Gambas:Video CNN]

(sfr)