Dongkrak Ekonomi saat Lebaran Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi
Pemerintah mulai menyiapkan sejumlah insentif untuk mendorong ekonomi selama periode Ramadan dan Lebaran 2026.
Insentif salah satunya berbentuk diskon atau potongan tarif transportasi udara.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan insentif Lebaran tahun ini masih dalam tahap perumusan dan akan mencakup berbagai sektor, salah satunya transportasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Untuk) Lebaran, insentif sedang disiapkan termasuk tarif-tarif untuk diskon pesawat dan yang lain," kata Airlangga di Menara Kadin, Jakarta Selatan, Selasa (13/1).
Rencana insentif tersebut menjadi kelanjutan dari kebijakan serupa yang telah diterapkan pemerintah pada Lebaran 2025. Tahun lalu, pemerintah memberikan insentif pajak pertambahan nilai (PPN) untuk tiket pesawat kelas ekonomi domestik melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 18 Tahun 2025.
Dalam kebijakan itu, pemerintah menanggung 6 persen PPN dari total tarif pajak tiket pesawat.
Eks Menteri Keuangan Sri Mulyani kala itu menjelaskan kebijakan tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat yang melakukan perjalanan udara selama arus mudik.
"PMK ini mengenai pajak pertambahan nilai yang ditanggung pemerintah sebagian untuk tiket ekonomi domestik bagi masyarakat kita yang akan melakukan traveling," ujarnya di Bandara Soekarno-Hatta, Banten.
Melalui PMK tersebut, penumpang pesawat ekonomi domestik hanya membayar PPN sebesar 5 persen, sementara 6 persen sisanya ditanggung pemerintah.
Insentif ini berlaku untuk pembelian tiket pada 1 Maret hingga 7 April 2025, dengan jadwal penerbangan antara 24 Maret sampai 7 April 2025, dan diperkirakan menurunkan harga tiket pesawat ekonomi domestik sekitar 13-14 persen.
Selain insentif PPN, pemerintah pada Lebaran 2025 juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung mudik. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebutkan kebijakan transportasi saat itu mencakup penurunan harga avtur di puluhan bandara, pengaturan fuel surcharge, hingga program mudik gratis.
(del/ins)