Artha Graha Peduli Bersihkan Tempat Ibadah dan Sekolah di Aceh Tamiang
Artha Graha Peduli (AGP) sebagai payung kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) Artha Graha Network melakukan aksi pembersihan di sejumlah fasilitas umum dan rumah ibadah termasuk masjid, vihara, sekolah, serta akses jalan di wilayah Kota Lintang dan Kampung Durian di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, yang dilanda banjir dan longsor pada akhir tahun 2025 lalu.
Perwakilan Artha Graha Peduli, Raja Ritonga, menyampaikan bahwa pemulihan fasilitas umum menjadi prioritas utama agar kehidupan masyarakat dapat segera pulih.
"Pembersihan vihara, masjid, sekolah, serta fasilitas umum lainnya menjadi fokus kami dalam upaya pemulihan di Aceh Tamiang. Kami berharap masyarakat dapat kembali beribadah dan anak-anak dapat belajar dengan nyaman seperti sediakala," ujar Raja Ritonga, Selasa (20/1).
Wujud kepeduliaan nyata AGP diperlihatkan melalui pembersihan vihara yang terdampak cukup parah. Lumpur, kayu, serta puing-puing yang menutupi area tempat ibadah disingkirkan secara intensif agar vihara dapat kembali digunakan oleh umat. Dalam proses tersebut, AGP mengerahkan tiga unit alat berat excavator, empat unit truk tronton, serta melibatkan sekitar 45 tenaga kerja.
Kegiatan pembersihan vihara dilaksanakan selama kurang lebih dua pekan, terhitung sejak 24 Desember 2025 hingga 7 Januari 2026. Upaya ini menjadi bagian dari pemulihan fasilitas keagamaan yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat aktivitas sosial dan kebersamaan masyarakat.
Selain itu, AGP juga membersihkan sejumlah masjid dan sekolah yang terdampak, hingga turun membantu membuka kembali sejumlah akses jalan yang tertimbun lumpur dan material kayu di beberapa titik di Aceh Tamiang. Pembukaan akses ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga serta mendukung aktivitas ekonomi dan sosial pascabencana.
Tidak hanya di Aceh Tamiang, Artha Graha Peduli juga hadir bagi masyarakat terdampak bencana dengan mendirikan klinik kesehatan, dan menyalurkan bantuan sembako. Melalui berbagai aksi kemanusiaan tersebut, AGP menegaskan berkomitmen hadir di tengah masyarakat dengan mengedepankan nilai kepedulian, kebersamaan, dan pemulihan berkelanjutan di Sumatra Utara.
(rea/rir)