IHSG Diramal Lesu Hari Ini
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah pada perdagangan Rabu (21/1).
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai indeks saham perlu mewaspadai potensi koreksi lanjutan dalam waktu dekat.
Ia memperkirakan indeks masih berada dalam fase wave (v) dari wave [iii], dengan peluang penurunan ke area 9.088-9.106. Meski begitu, peluang penguatan tetap terbuka dengan target berikutnya di kisaran 9.192-9.229.
"Untuk sementara, IHSG masih rawan terkoreksi ke area 9.088 sampai 9.106 sebelum kembali melanjutkan penguatan menuju 9.192-9.229," ujar Herditya dalam riset hariannya.
Dengan sentimen tersebut, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 9.008, 8.956 dan resistance 9.227, 9.192 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ACES, ARCI, INCO, dan INKP.
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan IHSG ditutup menguat tipis pada perdagangan kemarin setelah sempat menembus level resisten 9.169.
Namun, pola spinning top yang terbentuk mengindikasikan pasar mulai ragu, sehingga potensi koreksi perlu diwaspadai jika indeks turun di bawah level 9.091.
"Selama IHSG tidak bertahan di atas 9.091, peluang koreksi jangka pendek masih terbuka," ujar Ivan dalam riset hariannya.
Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 9.091, 8.924, 8.826, dan 8.714, dan resistance 9.169, 9.261, dan 9.335 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni AADI, ADRO, ASII, GOTO, dan INCO.
IHSG ditutup di level 9.134 pada perdagangan Selasa (20/1) sore. Indeks saham menguat 0,82 poin atau naik 0,01 persen dari perdagangan sebelumnya.
Kemarin, IHSG sempat menyentuh level tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) di level 9.174.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp29,77 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 72,40 miliar saham. Pada penutupan kemarin, 336 saham menguat, 323 terkoreksi, dan 143 stagnan.
Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.
(del/pta)