Otorita IKN dan Ayedh Dejem Group Teken Kerja Sama Bernilai Rp4 T
Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi menggandeng investor internasional, Ayedh Dejem Group, perusahaan konstruksi dan pengembangan asal Uni Emirat Arab (UEA) yang berfokus pada infrastruktur dan real estate, untuk pengembangan kawasan terpadu (mixed-use) di IKN.
Kesepakatan ini ditandai dengan Penandatanganan Kerja Sama yang dilakukan oleh Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Sudiro Roi Santoso bersama Chairman Ayedh Dejem Group, Syeikh Ayedh Dejem, Jumat (23/01).
"Pertumbuhan yang signifikan dalam perekonomian Indonesia. Dan Insyaallah ekonomi [di IKN] tumbuh pesat, sehingga membutuhkan proyek yang besar untuk memenuhi kebutuhan," ucap Syeikh Ayedh Dejem dalam keterangan resmi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kerja sama ini mencakup pemanfaatan lahan seluas 9,7 hektare di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1A yang terletak di posisi strategis tepat di samping Plaza Bhinneka Tunggal Ika.
Di lokasi ini, Ayedh Dejem Group akan mengembangkan kompleks perkantoran, area komersial, pusat perbelanjaan (shopping mall), serta fasilitas ibadah berupa masjid.
Terkait komitmen tersebut, Syeikh Ayedh Dejem menegaskan keyakinannya berdasarkan latar belakang kekuatan ekonomi kedua belah pihak.
"Bidang kami adalah pengembang real estate. Melihat populasi dan ukuran negara Indonesia yang besar, serta posisi kami dari Dubai yang berada di antara 20 ekonomi terbesar dunia, kami sangat mengharapkan pertumbuhan yang signifikan di bidang pengembangan real estate di Nusantara," ujar Syeikh Ayedh.
Sementara itu, Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Sudiro Roi Santoso, menyambut positif tuntasnya kesepakatan alokasi lahan strategis tersebut.
"Alhamdulillah pada hari ini, tanggal 23 Januari, OIKN bersama-sama Ayedh Dejem telah berhasil menandatangani perjanjian kesepakatan pengalokasian lahan di luasan sebesar 9,7 hektar," ujar Sudiro.
Selanjutnya, Sudiro merincikan estimasi nilai investasi serta tahapan pra-konstruksi yang akan dilaksanakan.
"Perkiraan nilai investasi sebesar kurang lebih Rp4 triliun yang akan diawali dengan perencanaan melalui pendetailan di perencanaan kemudian proses perizinan dan juga proses pelelangan kontraktor selama kurang lebih selambat-lambatnya satu setengah tahun sejak tanggal penandatangan perjanjian," ucap Sudiro.
Sesuai dengan tahapan tersebut, pembangunan konstruksi fisik segera dimulai pada pertengahan 2027 dan terus berlangsung secara berkelanjutan hingga lima tahun ke depan.
Realisasi investasi ini merupakan buah dari proses panjang dan komitmen serius kedua belah pihak. Sebelumnya, Ayedh Dejem Group telah melakukan kunjungan langsung ke lokasi pembangunan di Nusantara dan menandatangani Non-Disclosure Agreement (NDA) pada 8 Mei 2025.
Langkah ini mempertegas posisi IKN sebagai "Kota Dunia untuk Semua" yang dibangun melalui kolaborasi sinergis antara pemerintah dan mitra swasta global.
(har)[Gambas:Video CNN]