Purbaya Beri Sinyal Wamenkeu Pengganti Thomas Dilantik Februari
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan sinyal pelantikan kursi wakil menteri keuangan (wamenkeu) yang ditinggalkan Thomas Djiwandono dilakukan pada Februari.
"Saya dengar Februari lah," ujar Purbaya di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (28/1).
Namun, Purbaya mengaku tak tahu pasti kapan Wamenkeu pengganti Thomas akan dilantik.
Ia juga irit bicara saat ditanya apakah pelantikan itu akan digelar pada 8 Februari mendatang.
"Enggak saya, enggak tahu, itu terserah presiden," katanya.
Pada saat yang sama, Purbaya juga menyatakan takkan ada penambahan kursi wamenkeu.
Ia menyatakan wakil menteri Kemenkeu akan tetap diisi oleh dua orang.
"Cukup dua maksimal, kalau kurang bagus," ujar dia.
Terpisah, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan Presiden RI Prabowo Subianto masih akan melakukan kajian usai kursi Wamenkeu kosong setelah Thomas Djiwandono resmi menjabat Deputi Bank Indonesia.
"Belum, belum, belum setelah proses itu kan nanti Bapak Presiden pasti akan melakukan apa namanya semacam kajian dan meminta pendapat tentunya dari Menteri Keuangan mengenai pengisian kembali jabatan wamenkeu yang tadinya diisi oleh Pak Thomas Djiwandono yang sekarang akan bertugas di Bank Indonesia," kata Pras di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (28/1).
Ia juga belum menyampaikan rinci ihwal pengisian kursi wamenkeu yang kini ditinggalkan Thomas.
Pras hanya meminta publik menunggu langkah apa yang akan diambil pemerintah ke depannya.
"Belum, belum. Kan belum selesai proses Deputi Gubernur BI-nya kan belum selesai," ucapnya.
Kursi wamenkeu kosong usai Thomas Djiwandono ditetapkan menjadi Deputi Gubernur BI menggantikan Juda Agung yang mengundurkan diri.
Penetapan Thomas dilakukan setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bersama dua calon lainnya dengan Komisi XI DPR RI pada Jumat (23/1) dan Senin (26/1).
Sebelum itu, nama Thomas jadi satu dari tiga nama yang diusulkan Presiden RI Prabowo Subianto menjadi calon Deputi Gubernur BI ke DPR RI melalui Surat Presiden (Surpres).
Selain Thomas, Prabowo juga mengusulkan Asisten Gubernur BI Solikin M Juhro dan Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Dicky Kartikoyono.
(mnf/sfr)