Purbaya Bidik Peluang Tambah Pemasukan Negara Tanpa Bebani Wajib Pajak

CNN Indonesia
Kamis, 05 Feb 2026 08:00 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membidik peluang peningkatan penerimaan negara tanpa menambah beban wajib pajak (WP). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membidik peluang peningkatan penerimaan negara tanpa menambah beban wajib pajak (WP).

Upaya tersebut akan ditempuh melalui penertiban instrumen pengumpulan pajak dan bea cukai serta pemanfaatan teknologi canggih untuk menutup celah kebocoran.

"Kita akan tertibkan instrumen pengumpulan pajak dan bea cukai. Setahun ke depan akan berubah sama sekali karena kita akan menggunakan semua teknologi canggih yang mungkin untuk mendeteksi kebocoran," ujar Purbaya dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (4/2).

Ia menegaskan strategi tersebut memungkinkan pemerintah mencapai target penerimaan negara tanpa menaikkan tarif pajak maupun menciptakan jenis pajak baru. Dengan perbaikan sistem dan pengawasan, Purbaya optimistis target penerimaan dalam APBN 2026 dapat diraih.

"Tanpa menaikkan tarif pajak atau menggunakan pajak yang baru, kita bisa mendapatkan target APBN 2026 sebesar Rp2.357 triliun," katanya.

Purbaya menjelaskan ruang untuk penambahan jenis pajak baru akan sangat bergantung pada kondisi ekonomi. Pemerintah, kata dia, tidak ingin kebijakan fiskal justru menghambat pemulihan yang sedang berlangsung.

"Untuk pajak tambahan seperti minuman keras atau pajak karbon, kita akan lihat kondisi ekonomi. Kalau pertumbuhan triwulan kedua sudah mencapai 6 persen, ruang itu mungkin terbuka. Tanpa itu, saya akan sangat hati-hati," ujarnya.

Ia menilai pemulihan ekonomi nasional sudah mulai terlihat, namun belum cukup kuat untuk langsung dibebani kebijakan fiskal tambahan. Pemerintah karena itu memilih fokus memperkuat fundamental dan memastikan belanja negara berjalan efektif.

"Kita sudah mulai rebound, tapi belum cukup kencang. Saya harapkan angka triwulan pertama tahun ini akan lebih meyakinkan," kata Purbaya.

Selain dari sisi penerimaan, Purbaya menekankan pentingnya pengawasan belanja negara. Ia menyatakan akan turun langsung memastikan program pemerintah dijalankan tepat waktu, tepat sasaran, dan dengan kebocoran seminimal mungkin.

"Saya akan turun ke bawah untuk memastikan program-program pemerintah berjalan dengan baik, tepat waktu, tepat sasaran, dan kebocorannya sedikit," ujarnya.

(del/sfr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK