Freeport Ungkap Kondisi Pekerja Usai Rombongan Kendaraan Ditembaki

CNN Indonesia
Rabu, 11 Feb 2026 19:20 WIB
Freeport buka suara soal kondisi pekerja yang menjadi korban serangan tembak terhadap rombongan kendaraan di KM 50, Timika, Papua Tengah.
Freeport buka suara soal kondisi pekerja yang menjadi korban serangan tembak terhadap rombongan kendaraan di KM 50, Timika, Papua Tengah. Ilustrasi. (Dok. Freeport Indonesia)
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Freeport Indonesia buka suara soal kondisi pekerja yang menjadi korban serangan tembak terhadap rombongan kendaraan di KM 50, Timika, Papua Tengah.

Dalam insiden tersebut, dilaporkan seorang prajurit TNI meninggal dunia dalam kontak tembak.

VP Corporate Communications PT Freeport Indonesia Katri Krisnati mengonfirmasi insiden tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIT di jalan utama menuju Tembagapura. Seorang pekerja mengalami luka dan tengah dirawat oleh tim medis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"PT Freeport Indonesia mengonfirmasi telah terjadi insiden penembakan pada Rabu, 11 Februari 2026 sekitar pukul 15.00 WIT di Mile Post 50, jalan utama menuju Tembagapura. Satu orang rekan kerja kami mengalami luka dan saat ini sedang mendapatkan perawatan tim medis," ujar Katri dalam keterangan resmi, Rabu (11/2).

Katri pun menjelaskan saat ini akses jalan menuju Tembagapura masih ditutup untuk sementara waktu. Keselamatan dan keamanan pekerja di wilayah operasional merupakan prioritas utama Freeport.

Selain itu, manajemen juga terus berkoordinasi dengan aparat keamanan pemerintah terkait insiden tersebut.

"Keselamatan dan keamanan seluruh karyawan serta semua pihak di wilayah operasional kami tetap menjadi prioritas utama. Kami terus berkoordinasi dengan aparat keamanan pemerintah terkait hal ini," tutupnya.

Sebelumnya, Anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) dilaporkan menyerang rombongan kendaraan PT. Freeport Indonesia di KM 50, Timika, Papua Tengah pada Rabu (11/3).

Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Tri Purwanto menjelaskan peristiwa terjadi saat personel Koramil 1710-04/Tembagapura, Kodim 1710/Mimika, melaksanakan tugas di wilayah tersebut.

"Benar telah terjadi insiden kontak tembak di KM 50 area PT. FI. Saat ini seluruh korban sudah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis secara optimal," kata Tri dalam keterangan tertulis.

Berdasarkan laporan pendahuluan yang diterima Kodam XVII/Cenderawasih, Serka AC meninggal dunia dalam kontak tembak tersebut. Lalu, Sertu H mengalami perdarahan pada hidung, sedangkan satu karyawan PT Freeport berinisial HR mengalami luka tembak dan dalam perawatan.

Tri mengatakan saat ini aparat keamanan sedang memburu pelaku penembakan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.  Ia juga memastikan TNI akan terus meningkatkan kewaspadaan di sejumlah titik rawan, khususnya di kawasan objek vital nasional.

"Kami terus berkoordinasi dengan aparat dan pihak terkait untuk menjamin stabilitas keamanan di wilayah tersebut," katanya.

[Gambas:Video CNN]

(fln/pta)