12 Ton Cokelat KitKat Dicuri saat Menuju Eropa
Produsen cokelat KitKat mengonfirmasi sebanyak 12 ton produk mereka hilang dicuri saat dalam perjalanan distribusi di Eropa. Peristiwa ini terjadi saat pengiriman dari Italia menuju Polandia.
Dalam pernyataan resmi yang diunggah di X, induk perusahaan Nestle menyebut pencurian terjadi ketika produk masih dalam proses transit.
"Kami dapat mengonfirmasi bahwa 12 ton produk KitKat dicuri saat dalam perjalanan antara pabrik kami di Italia tengah dan tujuan di Polandia," tulis perusahaan, Senin (30/3).
Nestle menyatakan saat ini tengah bekerja sama dengan otoritas setempat dan mitra rantai pasok untuk menyelidiki kasus tersebut.
Perusahaan juga memastikan insiden ini tidak berdampak pada keamanan konsumen maupun ketersediaan produk di pasar.
"Kami bekerja sama erat dengan otoritas lokal dan mitra rantai pasok untuk melakukan investigasi," lanjut pernyataan tersebut. "Kabar baiknya, tidak ada kekhawatiran terhadap keamanan konsumen dan pasokan tidak terdampak".
Meski demikian, pencurian dalam jumlah besar ini menjadi perhatian karena berpotensi membuat produk masuk ke pasar tidak resmi. Nestle mengingatkan setiap produk memiliki kode batch yang memungkinkan pelacakan jika beredar di luar jalur distribusi resmi.
Berdasarkan laporan, truk yang membawa sekitar 413.793 batang cokelat dari lini produk baru KitKat itu dibajak pada 26 Maret saat melintasi wilayah Eropa. Hingga kini, kendaraan dan barang yang dicuri belum ditemukan, meski tidak ada korban luka dalam kejadian tersebut.
Produk yang hilang, disebut berasal dari seri baru yang terinspirasi Formula 1, seiring kemitraan KitKat sebagai cokelat resmi ajang balap tersebut. Pencurian ini juga terjadi menjelang periode permintaan tinggi yakni mendekati libur Paskah.
Nestle menilai kasus ini mencerminkan meningkatnya kejahatan logistik global yang kini semakin kompleks. Perusahaan berharap insiden ini dapat meningkatkan kesadaran pelaku industri terhadap risiko pencurian dalam rantai distribusi.
(del/ins)