Bahlil Sebut Stok LPG Aman: Impor Dialihkan dari Timur Tengah

CNN Indonesia
Selasa, 07 Apr 2026 04:45 WIB
Bahlil sebut langkah diversifikasi sumber impor dilakukan untuk menjaga ketahanan energi nasional di tengah dinamika global.
Bahlil sebut langkah diversifikasi sumber impor dilakukan untuk menjaga ketahanan energi nasional di tengah dinamika global. (FOTO:Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan stok liquefied petroleum gas (LPG) nasional dalam kondisi aman meski terjadi gejolak di kawasan Timur Tengah.

Bahlil mengatakan, pemerintah telah mengalihkan sumber impor LPG dari kawasan Timur Tengah ke sejumlah negara lain sebagai langkah antisipasi gangguan pasokan.

"LPG sampai dengan sekarang insya Allah doain kita tetap aman karena yang kita ambil dari Middle East itu sudah kita alihkan ke negara lain ya, seperti di Amerika, di Australia, beberapa negara lain," ujar Bahlil ditemui di kantornya, Senin (6/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan, langkah diversifikasi sumber impor ini dilakukan untuk menjaga ketahanan energi nasional di tengah dinamika global. Skema tersebut, kata dia, juga telah diterapkan pada impor minyak mentah (crude oil).

Menurut Bahlil, sebelumnya pemerintah juga telah mengalihkan pasokan crude oil dari Timur Tengah ke negara lain di kawasan Afrika.

"Ini sama hukumnya dengan ketika kita mengonversi tentang crude dari Middle East ke beberapa negara seperti di Angola, kemudian Nigeria dan Afrika ya," jelasnya.

Sementara, untuk BBM pemerintah juga berencana untuk mengalihkan impor ke negara yang tidak melewati selat Hormuz seperti Rusia. Namun, sampai saat ini belum ada keputusan final.

"Kalau sudah jadi saya akan kabari ya," katanya.

Bahlil menyebutkan saat ini pemerintah tidak dalam kondisi bisa memilih sumber BBM impor di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian. Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah memastikan kebutuhan BBM nasional tetap terpenuhi.

"Sekarang adalah kita dalam kondisi seperti ini selalu membuka opsi dari negara mana saja. Karena hari ini kan pemerintah harus menjamin ketersediaan BBM. Jadi jangan kita milih-milih sekarang. Kita dari negara mana aja yang penting ada," tegas Bahlil.

[Gambas:Video CNN]

(ldy/ins) Add as a preferred
source on Google