Rayuan Purbaya ke Investor AS, Janjikan Ekonomi RI Tumbuh 5,5 Persen

CNN Indonesia
Selasa, 14 Apr 2026 11:37 WIB
Purbaya melancarkan rayuan kepada sejumlah investor raksasa AS agar semakin yakin masuk RI, mulai dari tepis 'noise' hingga janjikan pertumbuhan ekonomi.
Purbaya melancarkan rayuan kepada sejumlah investor raksasa AS agar semakin yakin masuk RI, mulai dari tepis 'noise' hingga janjikan pertumbuhan ekonomi. (Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melancarkan rayuan kepada sejumlah investor raksasa Amerika Serikat (AS) agar semakin yakin untuk berinvestasi di Indonesia.

Bendahara keuangan itu memaparkan kondisi fundamental makroekonomi dan strategi fiskal Indonesia di hadapan para investor di New York dan Washington DC, AS, Kemarin (13/4).

Pemaparan kondisi ekonomi RI itu bertujuan meyakinkan sejumlah investor potensial, di antaranya HSBC Global Asset Management, Lazard AM, Blackrock, Lord Abbett dan TD Asset Management.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada dasarnya kita jelaskan kondisi ekonomi dan strategi fiskal kita ke depan, jadi mereka yakin bahwa gerakan atau kebijakan fiskal kita sudah pada arah yang benar," ujar Purbaya di Peninsula Hotel New York dalam keterangan resmi, Senin (13/4).

"Mereka berniat melakukan investasi di Indonesia. Jadi beberapa penjelasan diberikan ke mereka untuk memastikan keraguan mereka terhadap Indonesia bisa di clear-kan," tambahnya.

Ia menjelaskan investor asal AS tidak ragu akan kebijakan fundamental makro yang telah dirancang, tetapi mereka ingin memastikan kondisi terkini soal kenyamanan berinvestasi.

[Gambas:Youtube]

"Jadi mereka (investor) nggak ragu, cuma mereka dengar ada noise bahwa fiskal kita bermasalah, mereka memastikan bahwa itu tidak benar," ujar Purbaya.

"Kita jelaskan kebijakan fundamental kita seperti apa dan karena mereka orang pintar, mereka bisa menerima dengan sepenuh hati apa yang kita jelaskan sudah sesuai dengan teori-teori ekonomi," imbuhnya.

Selain itu, Purbaya juga mendapatkan masukan positif agar pemerintah Indonesia dapat memperbaiki komunikasi dengan investor AS mengingat fondasi makroekonomi dianggap sudah sangat baik.

"Soal kebijakan fiskal, mereka sudah yakin bahwa kebijakan arahnya sudah benar, mereka beranggapan beberapa lembaga pemeringkat internasional terlalu cepat melakukan perubahan peringkat ke Indonesia, ya seperti pemberian outlook yang negatif, di mana perubahan tersebut dilakukan ketika data ekonomi terkini belum terlalu lengkap," kata Purbaya.

Saat ditanya strategi apa yang dilakukan pemerintah agar investor yakin berinvestasi di Indonesia, Purbaya menjawab ekonomi harus terus tumbuh sesuai dengan target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Kita akan terus pastikan ekonomi tumbuh sesuai dengan target yang kita sebutkan. Kalau Indonesia bisa tumbuh 5,5 persen di kuartal I dan pada kuartal II tetap kuat, ini akan serta merta membuat mereka lebih yakin untuk memperbesar investasinya di Indonesia," ungkap Purbaya.

"Jadi kita fokus memastikan bahwa kebijakan kita benar, implementasinya kita sesuai dengan design yang kita buat," tutupnya.

(fln/pta) Add as a preferred
source on Google