Sampai Kapan Rekrutmen Manajer Kopdes Bergaji Pegawai BUMN Dibuka?
Pemerintah masih membuka rekrutmen 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) hingga 24 April 2026. Posisi ini akan diisi sebagai pegawai BUMN dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) sejak 15 April 2026. Dengan demikian, waktu pendaftaran hanya berlangsung sekitar 10 hari sebelum resmi ditutup pada 24 April.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan alias Zulhas menegaskan rekrutmen ini merupakan bagian dari percepatan pembentukan Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
"30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, yang akan menjadi pegawai BUMN dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu di bawah Agrinas Pangan Nusantara," ujar Zulhas dalam konferensi pers di Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Rabu (15/4).
Ia memastikan seluruh proses seleksi dilakukan secara terbuka dan tidak dipungut biaya, serta tidak menyediakan jalur khusus bagi peserta.
"Seluruh tahap seleksi tidak dipungut biaya apapun. Tidak ada jalur khusus, tidak ada titipan, tidak ada pihak yang dapat menjamin kelulusan," tegasnya.
Rekrutmen dilakukan secara bertahap melalui Panselnas SDM Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). Pada tahap awal, tersedia 35.476 formasi yang terdiri dari 30 ribu manajer Kopdes dan 5.476 pengelola Kampung Nelayan Merah Putih.
Selain manajer koperasi, posisi pengelola kampung nelayan juga akan diisi sebagai pegawai BUMN dengan skema PKWT di bawah PT Agrinas Jaladri Nusantara.
Peserta yang lolos seleksi akan menjalani penugasan awal di BUMN selama dua tahun sebelum terlibat langsung dalam operasional koperasi di daerah.
Seleksi terbuka bagi lulusan D3, D4, hingga S1 dari semua jurusan dengan batas usia maksimal 35 tahun dan IPK minimal 2,75. Faktor domisili juga menjadi pertimbangan tambahan apabila terdapat pelamar dengan nilai seleksi yang sama.
Minat masyarakat terhadap program ini terpantau tinggi. Zulkifli Hasan mengungkapkan jumlah pendaftar telah mencapai 383.830 orang per Senin (20/4), dengan mayoritas memilih posisi manajer Kopdes.
"Yang sudah daftar totalnya 383.830, karena ini yang daftar banyak, kadang-kadang hang website-nya itu," ujarnya.
Dalam satu hari, jumlah pendaftar bahkan meningkat hampir 100 ribu orang. Pemerintah menegaskan proses seleksi dilakukan secara transparan dan tidak ada pihak yang dapat menjamin kelulusan peserta.
"Kita nyatakan memang pendaftarnya terbuka, transparan, jujur dan tidak ada yang menjamin-jamin bisa diterima," kata dia.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat koperasi desa dan kampung nelayan secara nasional.
Pemerintah menargetkan lebih dari 30 ribu unit Kopdes Merah Putih dapat terbentuk pada Juni-Juli 2026 seiring dengan pembangunan infrastruktur koperasi yang masih berlangsung di berbagai daerah.
(del/ins)