Purbaya Buka Suara Jawab Rumor Mundur dari Menkeu
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara menjawab rumor yang menyebut dirinya mundur dari Kabinet Merah Putih.
Rumor pengunduran diri Purbaya ramai beredar di kalangan wartawan. Namun, ia membantah kabar mundur tersebut.
"Tidak," kata Purbaya melalui pesan singkat WhatsApp kepada CNNIndonesia.com, Kamis (4/6).
Pada kesempatan sama Purbaya juga membantah soal rumor akan digeser menjadi gubernur Bank Indonesia (BI) di tengah pelemahan rupiah yang menembus level Rp18 ribu per dolar AS.
"Tidak benar," balasnya singkat.
Presiden Prabowo Subianto melantik Purbaya sebagai menkeu menggantikan Sri Mulyani pada September 2025 lalu. Artinya, baru 10 bulan ia menjabat menkeu.
Pengangkatan Purbaya berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 86 Tahun 2025 yang dibacakan di Istana Negara, Senin (8/9/2025).
Di awal penunjukan, banyak yang sangsi dan meragukan sosok Purbaya mumpuni menggantikan Sri Mulyani yang notabene pernah menjabat menkeu era tiga presiden.
Namun, Purbaya berhasil membalik opini publik dalam waktu singkat, bahkan termasuk menjadi menteri yang paling populer di kabinet. Gaya komunikasinya yang ceplas-ceplos, lucu cenderung tengil dan agak 'koboi' ternyata mudah diterima masyarakat.
Purbaya pernah bercerita gaya koboi yang dimilikinya merupakan perintah Presiden Prabowo. Menurutnya, ia justru versi halus dari sang Kepala Negara.
"Semua pekerjaan saya, walaupun saya kelihatannya koboi, itu disuruh oleh Presiden (Prabowo). Itu pandangan presiden," ungkap Purbaya dalam economic Hari Keuangan Nasional di Studio CNN, Jakarta Selatan, Senin (27/10/2025).
Sang Bendahara Negara menegaskan tidak ada yang akan diubah dalam gaya komunikasi koboinya walau ia menyadari ada sejumlah orang yang tidak terima dengan caranya berkomunikasi.
"Saya baru tahu bahwa sebagian orang enggak bisa terima, tapi biar saja. For the sake of the country, I don't care! Tapi karena ini perintah (Presiden Prabowo), kalau diperintah berubah, saya berubah. Ini hanya perpanjangan tangan dari bapak presiden lah, dengan versi yang lebih halus," tuturnya.