Mentan Amran Kejar Swasembada Bawang Putih hingga Kedelai

CNN Indonesia
Kamis, 18 Jun 2026 22:45 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membantah kekhawatiran bahwa Indonesia akan mengalami krisis pangan akibat memanasnya konflik di Timur Tengah dan penutupan Selat Hormuz.
Pemerintah berupaya mengejar swasembada bawang putih dan kedelai dalam waktu dekat. (CNN Indonesia/Dela Naufalia).
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah berupaya mengejar swasembada bawang putih dan kedelai dalam waktu dekat.

Hal itu disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (18/6).

Amran menjelaskan pemerintah melakukan penanaman maraton. Ia menyebut dari 11 komoditas cadangan pemerintah yang diatur dalam Inpres No. 125 Tahun 2020, delapan di antaranya sudah swasembada dan melakukan ekspor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tiga yang belum, yang pertama bawang putih, daging dengan kedelai," ujar Amran.

Amran menjelaskan dari total tiga komoditas itu kebutuhan RI di angka 68 juta ton, sedangkan produksi mencapai 73 juta ton.

"Artinya kalau kita bagi 3,5 juta ton dibagi 73 juta ton itu 4 - 5 persen, sedangkan standar swasembada adalah sesuai FAO tahun 1999 itu bisa impor 10 persen. Artinya apa? Swasembada pangan, swasembada beras bahkan surplus," ucap dia.

Pada saat yang sama, Amran menyampaikan pada 2025, pemerintah tidak mengeluarkan izin impor beras premium.

Lalu, Bulog dengan kapasitas gudang sebesar 3 juta ton, kini memiliki stok hingga 5,2 juta ton.

"Artinya Bulog hari ini menyewa gudang 2,2 juta ton. Yang belum yakin silakan ke gudang Bulog seluruh Indonesia," ucap dia.

[Gambas:Video CNN]

(mnf/sfr) Add as a preferred
source on Google