IHSG Diramal Koreksi Akhir Pekan Ini
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah pada perdagangan Jumat (3/7).
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berpeluang terkoreksi pada perdagangan hari ini meski indeks ditutup menguat pada sesi sebelumnya.
"Dalam skenario terbaik, IHSG diperkirakan masih menguji area 5.472-5.540. Namun investor juga perlu mencermati skenario alternatif yang menunjukkan IHSG mulai memasuki fase awal penguatan," tulis Herditya dalam riset hariannya.
Dengan sentimen tersebut, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.486, 5.317 dan resistance 6.007, 6.286 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ADMR, BRMS, RATU, dan INDF.
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan IHSG masih berpotensi terkoreksi pada perdagangan hari ini meski indeks diperkirakan masih memiliki ruang menguat dalam jangka pendek.
"IHSG diperkirakan mencapai puncak tren naik minor di area 5.840-5.870 sebelum mengalami koreksi. Selama IHSG masih berada di bawah 6.051, penurunan menuju 5.472 tetap menjadi skenario utama," ujar Ivan.
Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 5.722, 5.472, dan 5.314 dan resistance 5.847, 6.051, 6.256, 6.545, dan 6.835 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni AADI, AMRT, ASII, BUMI, dan MEDC.
IHSG ditutup di level 5.744 pada perdagangan Kamis (2/7) sore. Indeks saham menguat 49,43 poin atau 0,87 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp11,13 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 20,50 miliar saham. Frekuensi perdagangan sebanyak 1,51 juta kali transaksi.
Pada penutupan kemarin, 395 saham menguat, 219 terkoreksi, dan 169 stagnan.
Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.
(fln/ins)