BPJS Ketenagakerjaan Wujudkan Beyond Protection Lewat Program PEKA
BPJS Ketenagakerjaan memperluas manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan melalui Program PEKA (Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat). Program ini ditujukan bagi ahli waris peserta yang telah menerima santunan agar memiliki bekal untuk membangun kembali kemandirian ekonomi.
Program tersebut dijalankan di wilayah Kalimantan melalui kolaborasi dengan Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian (DKUKMP) Kota Balikpapan serta Bank BTN Cabang Balikpapan. Ketiganya memberikan pelatihan, pendampingan, serta penguatan literasi dan inklusi keuangan kepada para penerima manfaat.
Melalui pendekatan ini, BPJS Ketenagakerjaan menegaskan upaya menghadirkan layanan yang melampaui fungsi perlindungan atau beyond protection. Santunan yang diterima ahli waris diharapkan tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek, tetapi juga menjadi modal awal membangun usaha yang berkelanjutan.
Sebanyak 30 ahli waris penerima manfaat di wilayah Kalimantan mengikuti pembekalan yang menjadi tahap awal Program PEKA. Kegiatan tersebut dirancang untuk meningkatkan kesiapan peserta dalam mengembangkan usaha secara mandiri.
Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Dedi Hardianto, mengatakan kolaborasi dengan DKUKMP dan Bank BTN menjadi bagian penting untuk memperkuat tujuan program tersebut.
Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Dedi Hardianto menyambut baik kolaborasi dengan DKUKMP dan Bank BTN dalam mendukung Program PEKA. Ia menilai kolaborasi ini menjadikan program BPJS Ketenagakerjaan lebih dari sekadar perlindungan bagi keluarga ahli waris penerima manfaat.
"Kami sangat mendukung program PEKA bagi ahli waris penerima manfaat dengan berkolaborasi dengan DKUKMP dan BTN. Harapan kami ketika dana klaim diterima oleh ahli waris harus ada keterampilan yang didapatkan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (9/7).
Ia menambahkan, setelah suami meninggal dan keluarga kehilangan pendapatan, ahli waris tetap bisa melanjutkan hidup lewat bekal keterampilan kewirausahaan dan pengelolaan keuangan yang diberikan. Langkah ini penting agar perekonomian keluarga tetap terjaga.
Dalam kegiatan pembekalan tersebut, Kepala Cabang Bank BTN Balikpapan, Bobby Chandra, memberikan edukasi bertema Pensiun Tenang, Uang Terjaga, Hidup Bermakna. Ia menekankan pentingnya perencanaan keuangan bagi ahli waris penerima manfaat.
"Kami siap mendukung Program PEKA yang diinisiasi oleh BPJS Ketenagakerjaan guna mendorong ahli waris yang telah menerima manfaat dapat mengelola keuangan secara bijak, mulai dari perencanaan keuangan dengan mengelolanya secara tepat guna," tutur dia.
Dirinya berharap manfaat klaim yang diterima ahli waris dapat menjaga kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan, bukan hanya habis dalam waktu singkat. Pengelolaan keuangan yang tepat menjadi kunci agar dana tersebut memberi dampak jangka panjang.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Teknologi Sumber Daya Industri DKUMKMP Balikpapan, Tonny Hartono, turut menyambut baik pelaksanaan Program PEKA. Ia menyampaikan materi bertajuk Membangun Mindset Kewirausahaan yang Tangguh di Era Digital kepada para peserta.
"Di era digital, membangun usaha tidak cukup hanya dengan modal, tetapi juga membutuhkan mindset kewirausahaan yang tangguh terhadap perkembangan teknologi untuk melihat adanya peluang guna mengembangkan usaha yang berkelanjutan," paparnya.
Ia menekankan bahwa kesiapan menghadapi perubahan teknologi menjadi faktor penting bagi keberlangsungan usaha baru. Tanpa kesiapan tersebut, peluang usaha yang muncul di era digital sulit dimanfaatkan secara maksimal oleh pelaku usaha pemula.
BPJS Ketenagakerjaan berharap Program PEKA membuka kesempatan bagi ahli waris penerima manfaat untuk tumbuh dan berdaya secara ekonomi. Dengan begitu, manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan bisa dirasakan lebih menyeluruh oleh keluarga peserta.
Program ini menegaskan bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan saat terjadi risiko kerja. Lebih dari itu, program ini juga menjadi jembatan bagi keluarga ahli waris menuju kehidupan yang lebih mandiri, produktif, dan sejahtera.
(rir)