Bos Agrinas Jamin Warung Kecil Bisa Untung Berkat Kopdes Merah Putih

CNN Indonesia
Jumat, 17 Jul 2026 10:44 WIB
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota memastikan usaha lokal, termasuk warung di desa, terjamin meski ada Kopdes Merah Putih. (CNN Indonesia/ Laurent Nabila).
Jakarta, CNN Indonesia --

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota memastikan usaha lokal, termasuk warung di desa tetap terjamin dengan kehadiran Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih).

Joao menyampaikan Kopdes Merah Putih dirancang agar seluruh barang yang diproduksi di industri bisa dijual dengan harga murah.

Ia pun membeberkan salah satu kendala yang selama ini dihadapi warung adalah rantai distribusi yang panjang sehingga harga barang di tingkat pengecer menjadi mahal.

"Mereka dapat mengakses semua barang yang kita dapat akses di kota mereka, di desa pun akan bisa mengakses barang yang sama dengan harga yang lebih fair. Terutama untuk warung-warung kecil yang mungkin selama ini karena jalur distribusi yang begitu panjang," ujar Joao usai acara Seminar Nasional KDKMP di Gedung Sasana Kriya TMII, Jakarta Timur, Kamis (16/7).

Ia menilai rantai distribusi yang panjang ini membuat keuntungan warung di desa makin menipis. Dengan begitu, kehadiran Kopdes Merah Putih dapat meningkatkan keuntungan warung di desa.

"Harga yang margin mereka dapat sangat mepet. Dengan kehadiran Koperasi Merah Putih, margin yang mereka dapat itu bisa lebih tebal sehingga kesejahteraan bagi warung-warung kecil bisa lebih cepat terwujud dengan kehadiran Koperasi Merah Putih," jelasnya.

Saat ditanya mengenai apakah akan ada skema harga khusus bagi warung-warung tersebut, Joao menegaskan kebijakan operasional akan ditentukan secara partisipatif dari masyarakat. Pasalnya, kehadiran KDKMP juga tak lepas dari peran masyarakat desa.

"Nanti kita harus bicarakan dengan masyarakat desa karena Koperasi Merah Putih itu adalah seluruh masyarakat desa sehingga yang menentukan kebijakannya seperti apa selalu harus kita mintakan keputusan dari seluruh warga desa sebagai pemilik koperasi tersebut," jelasnya.

Joao menegaskan Kopdes Merah Putih dikelola sebagai koperasi modern yang berbasis digital, akuntabel, dan transparan.

"Untuk mengontrol harga itu adalah khususnya kalau harga distribusi dari produsen-produsen yang selama ini menyuplai retail-retail modern, yaitu dengan memastikan bahwa jalur distribusi yang kita miliki atau logistik yang kita miliki bisa kita manfaatkan untuk menekan harga untuk dijual di desa-desa dengan harga yang lebih stabil," kata Joao.

Selain itu, Agrinas telah menyiapkan sistem hub yang menghubungkan data produksi di setiap kabupaten. Sistem tersebut memungkinkan pemerintah, khususnya Badan Pusat Statistik (BPS) dapat memantau arus barang dan menganalisis inflasi dengan lebih akurat.

"Sehingga kita tahu barang apa yang ada di sana dan jalur distribusi yang paling pendek untuk didistribusikan sehingga harga tetap terkontrol dan itu akan menjadi sebuah data yang bisa digunakan oleh semua kementerian khususnya untuk BPS untuk melakukan analisa terkait dengan inflasi," pungkasnya.

(fln/sfr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK