Prabowo: 25 Tahun Lagi Ekonomi RI Lampaui Prancis-Inggris

CNN Indonesia
Rabu, 29 Jul 2026 10:55 WIB
Presiden Prabowo Subianto memprediksi Indonesia akan jadi ekonomi ke-4 dunia dalam 25 tahun. Ia menekankan pentingnya pelayanan publik yang bersih dan jujur. (FOTO:Tangkapan layar youtube Sekretariat Presiden).
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden RI Prabowo Subianto menyebut seluruh pakar memprediksi Indonesia akan menjadi negara dengan ekonomi terkuat ke-4 di dunia dalam 25 tahun mendatang.

Ia mengatakan perekonomian Indonesia akan melampaui negara-negara besar seperti Jerman, Prancis, dan Inggris.

"Cita-cita besar itu di ambang keberhasilan. Semua pakar dunia meramalkan 25 tahun lagi Indonesia menjadi ekonomi keempat di dunia. Keempat, di atas Prancis, Jerman, Inggris," ucap Prabowo di acara pelantikan Pamong Praja Muda XXXIII Tahun 2026 di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang pada Rabu (29/7).

Prabowo menyatakan cita-cita besar Indonesia adalah menjadi negara maju, modern, dan berdiri di atas kaki sendiri.

Selain itu, ia menyatakan Indonesia juga tidak mau didikte dan ditipu bangsa lain.

Prabowo menegaskan ia ingin melihat seluruh rakyat Indonesia hidup dengan sejahtera dan mendapatkan penghasilan yang layak dan cukup.

"Tidak ada di antara rakyat Indonesia yang lapar, tidak ada anak-anak Indonesia yang tidak bisa sekolah, tidak ada warga negara kita yang tidak bisa dapat pelayanan rumah sakit bila perlu," ucap dia.

Pada saat yang sama, Prabowo berpesan ke seluruh pamong praja muda untuk tidak korupsi.

Prabowo mengingatkan bahwa masyarakat tidak membutuhkan birokrasi yang berbelit dan aparat negara yang korupsi.

"Rakyat membutuhkan bahkan rakyat menuntut aparatur yang bekerja jujur, disiplin, bersih, tidak korupsi, berani mengambil keputusan, dan selalu hadir ketika rakyat membutuhkan. Rakyat menuntut aparatur negara yang mengutamakan kepentingan rakyat, bukan kepentingan pribadi atau golongan," kata Prabowo.

Prabowo mengingatkan menjadi pamong praja bukan sekadar menyandang pangkat atau jabatan.

Ia menekankan kehormatan seorang aparatur negara tidak diukur dari kedudukannya, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dirasakan rakyatnya.

"Saudara adalah pelayan rakyat. Saudara harus melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat.

Mengayomi rakyat Indonesia dengan sebaik-baiknya," kata Presiden.

(mnf/ins)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK