Cerita Zulhas di Balik Pergantian Kepala BGN dari Nanik ke Sudaryono

CNN Indonesia
Rabu, 12 Agu 2026 17:50 WIB
Menko Pangan Zulkifli Hasan mengungkap alasan di balik pergantian kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dari Nanik S Deyang kepada Sudaryono. (CNNIndonesia/Dani).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkap alasan di balik pergantian kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dari Nanik S Deyang kepada Sudaryono.

Pria yang akrab disapa Zulhas itu mengatakan dirinya sempat meminta Presiden Prabowo Subianto mengganti Nanik karena kondisi kesehatannya menurun di tengah banyaknya persoalan yang harus diselesaikan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Zulhas, kondisi kesehatan Nanik saat itu membuat penyelesaian berbagai persoalan MBG dikhawatirkan tidak berjalan optimal. Ia pun menyarankan Prabowo memilih sosok yang lebih muda untuk memimpin BGN.

"MBG kemarin Ibu Nanik (S Deyang) hebat, Ibu Nanik itu hebat. Tapi beliau saking kerja kerasnya sakit. (Saya bilang), 'Kalau sakit enggak akan selesai Pak Presiden, enggak akan selesai'. Dua bulan MBG enggak akan baik. Ibu Nanik tertekan, sakit emosional," ujar Zulhas dalam acara Penandatanganan Perjanjian Penyaluran Dana Proyek RBP REDD+ Green Climate Fund (GCF) Output 2 untuk 10 Provinsi di JB Tower, Jakarta, Rabu (12/8), melansir detikfinance.

Zulhas kemudian mengusulkan agar posisi kepala BGN diisi sosok yang lebih muda dan telah terlibat dalam pelaksanaan program tersebut. Menurut Zulhas, pergantian diperlukan agar berbagai persoalan MBG dapat ditangani lebih cepat.

"Saya minta ganti yang muda. (Saya bilang ke Presiden), 'kalau Bapak (Presiden) mau cepat selesai, yang muda'. (Dia jawab), 'oh gitu Pak?'. (Saya jawab), 'iya. lebih cepat lebih bagus. Yang penting mau diskusi mau diajak bicara'," ujar Zulhas.

Ia menilai perubahan kepemimpinan tersebut mulai terlihat dari pelaksanaan MBG yang menurutnya kini berjalan lebih baik.

"Nah, sekarang agak lumayan, agak lumayan berjalan dengan baik," ujar Zulhas.

Nanik resmi mengundurkan diri sebagai kepala BGN pada 22 Juli 2026 setelah hampir dua bulan memimpin lembaga tersebut sejak 8 Juni. Ia menyatakan pengunduran dirinya berkaitan dengan kondisi kesehatan dan kebutuhan untuk menjalani pengobatan.

Sehari sebelum mengumumkan pengunduran diri, Nanik mengungkap kondisi kesehatannya melalui akun Facebook. Ia menyebut terdapat sumbatan pada arteri jantung yang menurut dokter berkaitan dengan kolesterol tinggi dan stres berat selama menjalankan tugas di BGN.

"Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya, dan karena presiden prihatin dan kasihan dengan saya, presiden menyetujui," tulis Nanik.

Nanik juga mengatakan dirinya masih diminta ikut mengawasi BGN meski tidak lagi menjabat sebagai kepala lembaga tersebut.

Setelah Nanik mundur, Prabowo menunjuk Sudaryono sebagai kepala BGN. Sudaryono sebelumnya menjabat wakil menteri pertanian. Pengangkatan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 78/P 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Gizi Nasional.

(del/sfr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK