Prabowo Siap Resmikan Molinas, Ekosistem Motor Listrik Karya RI

CNN Indonesia
Kamis, 13 Agu 2026 08:23 WIB
Presiden Prabowo akan meresmikan Ekosistem Motor Listrik Nasional (Molinas) pada 13 Agustus, mendorong industri domestik dan penciptaan lapangan kerja baru. (FOTO:Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden).
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Prabowo Subianto bakal meresmikan peluncuran Ekosistem Motor Listrik Nasional (Molinas) pada Kamis (13/8) sebagai langkah strategis mendorong peningkatan nilai tambah industri dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Pembangunan ekosistem yang terintegrasi ini diharapkan dapat memperkuat struktur manufaktur domestik sekaligus mempercepat hilirisasi industri yang berkelanjutan. Hal itu disampaikan dalam keterangan resmi Kementerian Sekretariat Negara (Kemensesneg), Kamis (13/8).

Peresmian Molinas rencananya berlangsung di fasilitas produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA) di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kegiatan ini diharapkan  mampu memperkuat pembangunan industri motor listrik nasional, sekaligus mendorong terbentuknya ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi.

"Dalam kegiatan tersebut, Bapak Presiden akan meninjau fasilitas produksi dan exhibition, menerima laporan mengenai pengembangan MOLINAS, menyaksikan penayangan video mengenai program, serta menyampaikan arahan," kata Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) PrasetyoHadi dalam keterangan resminya.

Presiden akan menekankan bahwa proyek ini tak sekadar peluncuran satu merek atau satu model kendaraan saja, melainkan pembangunan sebuah ekosistem nasional yang utuh.

Kehadiran Molinas diproyeksikan mampu memberikan dampak domino (multiplier effect) yang luas bagi perekonomian nasional, termasuk membuka peluang penciptaan lapangan kerja secara masif dan melibatkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta koperasi.

Selain itu, ekosistem Molinas dirancang untuk mencakup seluruh rantai nilai dari hulu ke hilir. Mulai dari pengembangan industri dan manufaktur, komponen dan baterai, infrastruktur pengisian daya (charging) dan penukaran baterai (battery swapping), pembiayaan, distribusi, layanan purnajual, hingga penguatan penyerapan pasar.

Adapun PT Len Industri ditunjuk sebagai lead integrator untuk mengorkestrasi kolaborasi di antara para pemangku kepentingan.

Selain berfokus pada penguatan kapasitas manufaktur dan rantai pasok dalam negeri, pengembangan motor listrik juga diarahkan untuk mendukung agenda ketahanan energi nasional.

Dengan beralih ke kendaraan roda dua berbasis listrik, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan yang tinggi terhadap Bahan Bakar Minyak (BBM) impor dan mengoptimalkan pemanfaatan energi listrik domestik. 

Peresmian juga menjadi titik awal dari proses pembangunan jangka panjang yang perlu dilanjutkan secara bertahap dan terukur. Tantangan berikutnya setelah peresmian ini adalah memastikan seluruh elemen-mulai dari industri, rantai pasok, infrastruktur pendukung, skema pembiayaan, hingga penyerapan pasar-dapat berjalan secara selaras, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Ke depan, pemerintah optimistis industri motor listrik akan bertumbuh kuat, tidak hanya meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia di kancah global, melainkan juga memberikan manfaat nyata yang langsung dirasakan oleh masyarakat luas.

(ins)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK